Home Berita Selesai Direhab, Pasar Gedhe Klaten Kini Mirip Mal

Selesai Direhab, Pasar Gedhe Klaten Kini Mirip Mal

Share

Klaten, Lintas – Pasar Gedhe Klaten, Jawa Tengah, telah selesai direhabilitasi atau direhab kini terlihat bersih dan memiliki beberapa fasilitas mirip mal.

Rehabilitasi Pasar Gedhe Klaten merupakan bagian program Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) untuk mendukung pertumbuhan ekonomi.

Pembangunan infrastruktur ini diharapkan bisa meningkatkan kesejahteraan rakyat di berbagai daerah melalui pembangunan infrastruktur.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan, pembangunan/rehabilitasi pasar dilakukan dengan meningkatkan fungsinya sebagai sarana perdagangan rakyat sehingga menjadi bangunan yang aman, nyaman, bersih, tertata, dan lebih estetis (tidak kumuh).

“Diharapkan, infrastruktur pasar yang berkualitas dapat dirasakan langsung manfaatnya, terutama menjamin distribusi bahan pokok dan turut menggerakkan sektor riil atau UMKM yang merata hingga pelosok desa di seluruh Indonesia,” ujar Menteri Basuki dalam keterangan yang didapatkan MajalahLintas.

Selain bangunan yang lebih megah dan bersih, hal yang membuat Pasar Gedhe Klaten mirip mal yakni adanya travelator dan eskalator untuk memudahkan akses dari lantai 1 sampai 3.

Pasar Gedhe Klaten, Jawa Tengah. (Foto: Dokumentasi PUPR)

Pasar Gedhe Klaten juga mengimplementasikan konsep green building salah satunya dengan pemasangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) dengan kapasitas 207 KWP.

Kepala Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Jawa Tengah Kuswara mengatakan, saat ini konstruksi telah rampung seluruhnya dan siap diresmikan.

“Selanjutnya Bupati Klaten Sri Mulyani akan melakukan sosialisasi dan mekanisme pembagian kios kepada para pedagang pada Sabtu, 24 Juni 2023. Kemudian dilakukan penomoran dan pembagian kios yang diagendakan Pemkab selama satu bulan sampai 31 Juli 2023. Sementara pindahan pedagang direncanakan pada 1 Agustus 2023,” kata Kuswara.

Baca juga: Pasar Induk Kota Batu “Disulap” Menjadi Bangunan Gedung Hijau

Rehab Dua Tahap

Rehabilitasi Pasar Gedhe Klaten dilaksanakan Balai Prasarana Permukiman Wilayah (BPPW) Jawa Tengah Direktorat Jenderal Cipta Karya dalam dua tahap.

Tahap I berupa pembangunan Zona 3 sebanyak 50 unit kios dan Zona 4 yakni 28 unit kios yang telah diselesaikan pada 2021 dan memakan anggaran Rp4,7 miliar.

Rehabilitasi Tahap II berupa pembangunan gedung tiga lantai yang terdiri dari Blok A dan Blok B. Blok A terdapat 314 buah kios dan 466 buah los, sedangkan Blok B 46 kios, 44 los daging, 209 buah oprokan dan 306 parkir sepeda motor.

Pasar Gedhe Klaten, Jawa Tengah. (Foto: Dokumentasi PUPR)

Pembangunan Pasar Gedhe Klaten Tahap II dimulai Desember 2021 dikerjakan kontraktor PT Karya Bangun Mandiri Persada dengan anggaran Rp 88 miliar, Konsultan Manajemen Konstruksi PT Gapssary Mitra Kreasi KSO PT Manggalakarya Bangun Sarana dengan anggaran Rp1,9 miliar.

Renovasi pasar oleh Kementerian PUPR merupakan amanat Peraturan Presiden (Perpres) No.43 Tahun 2019 tentang Pembangunan, Rehabilitasi, atau Renovasi Pasar Rakyat, Prasarana Perguruan Tinggi, Perguruan Tinggi Keagamaan Islam, dan Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah.

Rehabilitasi ini diharapkan dapat memperlancar transaksi jual beli, meningkatkan kenyamanan pedagang dan pembeli, serta meningkatkan perekonomian masyarakat. (EDW)

Share