Home Berita Desa Terdampak Kekeringan di Banjar Kalsel Terima Bantuan Air Minum dari Kementerian PU

Desa Terdampak Kekeringan di Banjar Kalsel Terima Bantuan Air Minum dari Kementerian PU

Share

JAKARTA, LINTAS – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) bergerak cepat membantu masyarakat yang terdampak musim kemarau panjang di Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan. Melalui Direktorat Jenderal Cipta Karya dan Balai Penataan Bangunan Prasarana dan Kawasan (BPBPK) Kalimantan Selatan, pemerintah menyalurkan bantuan air minum ke sejumlah desa yang mengalami krisis air bersih.

Bantuan disalurkan menggunakan mobil tangki sebagai langkah tanggap darurat untuk memastikan kebutuhan air masyarakat tetap terpenuhi di tengah kekeringan yang menyebabkan sumur warga dan aliran sungai mengering.

Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo mengatakan bahwa air merupakan fondasi utama pembangunan berkelanjutan. Menurutnya, ketersediaan air memiliki peran strategis dalam mendukung sektor pertanian, energi, ketahanan terhadap perubahan iklim, hingga pengentasan kemiskinan.

“Layanan air yang berkualitas merupakan tulang punggung pembangunan ekonomi, sosial, dan lingkungan, terutama bagi wilayah yang menghadapi keterbatasan sumber daya air dan dampak perubahan iklim,” kata Dody dikutip Sabtu (25/7/2026)

Kepala BPBPK Kalimantan Selatan, Denny Surya, mengatakan pihaknya mengerahkan tiga unit mobil tangki air dan dua unit hidran umum untuk mendistribusikan pasokan air minum yang bersumber dari Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Banjarbakula. Bantuan tersebut disalurkan ke sejumlah desa terdampak kekeringan, salah satunya Desa Gunung Batu yang dihuni 61 kepala keluarga (KK).

“Selain mendistribusikan air minum, kami juga memasang tandon tambahan di sejumlah fasilitas umum agar masyarakat dapat mengakses air dengan lebih mudah dan tertib. Kami berharap bantuan ini mampu meringankan beban warga hingga kondisi pasokan air kembali normal,” kata Denny di Banjarmasin, Kamis (23/7/2026).

Musim Kemarau

Penyaluran bantuan mendapat sambutan positif dari masyarakat. Sejak mobil tangki tiba, warga berdatangan membawa ember, jeriken, hingga berbagai wadah penampung air untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga mereka.

Suasana di lokasi distribusi tampak tertib dan penuh antusias. Kehadiran bantuan air minum memberikan harapan baru bagi warga yang selama beberapa waktu terakhir mengalami kesulitan memperoleh air bersih akibat musim kemarau.

Distribusi bantuan ini menjadi bagian dari komitmen Direktorat Jenderal Cipta Karya melalui BPBPK Kalimantan Selatan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, khususnya saat menghadapi kondisi darurat akibat bencana kekeringan. (CHI)

Baca Juga: 4 Jalan Tol Disiapkan Jadi Landasan Darurat Pesawat Tempur TNI AU, Ini Lokasinya

Oleh:

Share