JAKARTA, LINTAS – Direktorat Jenderal Perhubungan Udara (Ditjen Hubud) Kementerian Perhubungan menyampaikan apresiasi atas pembukaan rute internasional perdana Pelita Air yang menghubungkan Jakarta–Singapura (PP). Peresmian rute ini berlangsung pada Senin (18/8/2025) di Bandar Udara Internasional Changi, Singapura.
Direktur Jenderal Perhubungan Udara, Lukman F. Laisa, menyebut langkah tersebut sebagai perkembangan positif dalam memperkuat kapasitas angkutan udara nasional.
“Rute Jakarta–Singapura memberikan kemudahan mobilitas bagi masyarakat sekaligus membuka peluang lebih besar untuk masuknya wisatawan, pebisnis, dan investasi ke Indonesia,” ujar Lukman, dalam keterangannya, Selasa (19/8/2025).
Jadwal Penerbangan Harian
Pelita Air melayani penerbangan Jakarta–Singapura (PP) satu kali setiap hari. Dari Jakarta, pesawat berangkat pukul 07.10 WIB dan tiba di Singapura pukul 10.00 waktu setempat. Sementara dari Singapura, penerbangan dijadwalkan pukul 11.00 waktu setempat dan mendarat kembali di Jakarta pukul 11.55 WIB.
Jadwal tersebut dirancang untuk memberikan kenyamanan bagi penumpang, baik kalangan pebisnis yang membutuhkan mobilitas cepat maupun wisatawan yang ingin berlibur.

Ditjen Hubud menegaskan pihaknya akan terus melakukan pengawasan terhadap operasional penerbangan internasional ini, khususnya terkait aspek keselamatan, keamanan, dan kualitas pelayanan.
“Kami mendorong agar kualitas layanan kepada masyarakat terus dijaga, sehingga kepercayaan publik terhadap penerbangan nasional semakin meningkat,” tambah Lukman.
Perkuat Konektivitas Nasional
Hadirnya rute baru ini diharapkan memperkuat konektivitas udara Indonesia. Penumpang dari Singapura kini bisa melanjutkan perjalanan ke berbagai kota di tanah air melalui jaringan penerbangan Pelita Air, mulai dari Aceh hingga Papua.
Baca Juga: 36 Bandara Jadi Internasional, Menhub: Dorong Ekonomi dan Konektivitas Nusantara
Konektivitas tersebut sejalan dengan upaya pemerintah dalam pemerataan pembangunan, memperluas akses destinasi wisata, serta meningkatkan daya saing ekonomi nasional melalui transportasi udara. Lukman juga berharap semakin banyak maskapai nasional yang membuka rute internasional baru.
“Kehadiran rute-rute internasional tersebut memperluas pilihan perjalanan bagi masyarakat dan menjadi penanda pertumbuhan industri penerbangan nasional yang semakin sehat, kompetitif, dan berdaya saing,” tuturnya. (CHI)
























