Home Berita Perpanjangan KRL Cikarang-Cikampek Bakal Dipercepat

Perpanjangan KRL Cikarang-Cikampek Bakal Dipercepat

Share

KRL Cikarang-Cikampek Dipercepat, Warga Karawang Segera Nikmati Commuter Line

JAKARTA, LINTAS – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) memastikan proyek perpanjangan layanan Kereta Rel Listrik (KRL) dari Cikarang menuju Cikampek akan dipercepat.

Proyek ini menjadi salah satu langkah strategis pemerintah untuk meningkatkan kapasitas angkutan massal, mempercepat waktu perjalanan, serta memenuhi tingginya kebutuhan mobilitas masyarakat di kawasan timur Jabodetabek.

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengatakan, saat ini jaringan listrik aliran atas (LAA) untuk operasional KRL masih berakhir di Stasiun Cikarang. Pemerintah memahami besarnya kebutuhan masyarakat akan layanan KRL hingga Karawang dan Cikampek sehingga percepatan elektrifikasi menjadi prioritas.

“Untuk KRL menuju Cikampek, saat ini jaringan listrik masih berhenti di Cikarang. Pemerintah memahami kebutuhan masyarakat dan akan terus mendorong pembangunan elektrifikasi hingga Karawang dan Cikampek,” ujar Dudy pekan lalu.

Selain elektrifikasi, pemerintah juga mempercepat pembangunan double-double track (DDT) di koridor tersebut. Jalur tambahan ini akan memisahkan lintasan KRL dengan kereta api jarak jauh sehingga kapasitas lintas meningkat dan perjalanan kereta menjadi lebih lancar.

Menurut Dudy, proyek tersebut membutuhkan pembangunan sejumlah gardu listrik baru di sepanjang lintasan sebagai penunjang sistem elektrifikasi. Karena itu, proses konstruksi memerlukan waktu dan koordinasi lintas instansi.

“Kami berharap proyek tersebut dapat selesai pada 2027,” katanya.

Pembahasan dengan PLN dan Danantara

Sementara itu, Direktur Jenderal Perkeretaapian Kemenhub Allan Tandiono mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan pembahasan intensif dengan PT Kereta Api Indonesia (Persero) terkait percepatan elektrifikasi jalur Cikarang-Cikampek.

“Mengenai perpanjangan KRL Jabodetabek Cikarang menuju Cikampek, elektrifikasi ini kami sudah diskusi dengan PT Kereta Api Indonesia (KAI),” ujar Allan di Jakarta, Sabtu.

Ia menjelaskan, percepatan proyek melibatkan sejumlah pihak, mulai dari PT KAI, PT Perusahaan Listrik Negara (PLN), hingga Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BP Danantara).

“Dan kita akan percepat segala sesuatu,” tegas Allan.

Menurut Allan, percepatan pembangunan didorong oleh tingginya permintaan masyarakat yang menginginkan layanan KRL lebih cepat, nyaman, dan terhubung langsung ke pusat Kota Jakarta. Selama ini, layanan Commuter Line Jabodetabek hanya melayani hingga Stasiun Cikarang, sedangkan jalur menuju Karawang dan Cikampek belum memiliki infrastruktur elektrifikasi yang diperlukan.

Apabila proyek ini selesai, masyarakat Karawang, Cikampek, dan wilayah sekitarnya tidak lagi bergantung pada kereta diesel atau moda transportasi lain untuk menuju Jakarta. Mereka dapat langsung menggunakan layanan KRL dengan waktu tempuh yang lebih efisien serta biaya perjalanan yang lebih terjangkau.

“Kita akan dorong karena memang banyak masyarakat sekitar yang meminta pelayanan ini. Diharapkan dengan adanya elektrifikasi kereta rel listrik, waktu tempuh dari rumah di sekitaran sana menuju tengah Kota Jakarta akan lebih cepat,” tutur Allan. (CHI)

Baca Juga: Stasiun Cepu, Pintu Masuk Baru Menjelajahi Potensi Blora

Oleh:

Share