Home Berita Pemerintah Siapkan Uji Coba Ulang MLFF, Jalan Tol Bali Jadi Salah Satu Lokasi

Pemerintah Siapkan Uji Coba Ulang MLFF, Jalan Tol Bali Jadi Salah Satu Lokasi

Share

JAKARTA, LINTAS — Pemerintah kembali menyiapkan uji coba sistem transaksi tol nontunai nirsentuh nirhenti atau Multi Lane Free Flow (MLFF). Kali ini, Kementerian Pekerjaan Umum (PU) berencana menggelar pengujian di dua lokasi untuk memastikan teknologi tersebut benar-benar layak diterapkan di jalan tol Indonesia.

Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan, salah satu lokasi yang dipertimbangkan adalah Bali. Sementara satu lokasi lainnya masih dalam pembahasan bersama para pemangku kepentingan.

“Yang dulu pernah dilakukan di Bali, tapi waktu itu tidak konklusif begitu. Jadi makanya kita mungkin akan bikin dulu di Bali dan di satu tempat lain di luar, tapi kali ini kita bikin yang sangat-sangat konklusif,” kata Dody di Jakarta, Rabu (12/8/2026).

Menurut dia, uji coba ulang tersebut diharapkan dapat memberikan hasil yang lebih jelas mengenai efektivitas MLFF. Dengan demikian, pemerintah dapat menentukan langkah selanjutnya, termasuk apakah sistem tersebut layak diadopsi secara lebih luas.

“Jadi begitu selesai, ya sudah, kita bakal tahu ini apakah suatu sistem yang layak kita adopsi atau kita harus seperti apa ke depan,” ujarnya.

Libatkan Banyak Pemangku Kepentingan

Dody mengatakan penentuan lokasi kedua untuk uji coba MLFF masih dibahas. Pemerintah perlu mencari titik yang sesuai agar pengujian dapat menghasilkan data dan evaluasi yang komprehensif.

Selain Kementerian PU, pembahasan MLFF juga melibatkan sejumlah pihak, termasuk asosiasi jalan tol dan kepolisian. Keterlibatan banyak pemangku kepentingan membuat proses persiapan membutuhkan waktu lebih panjang.

“Kita masih mendiskusikan MLFF itu dengan beberapa pemangku kepentingan terkait, tidak hanya Kementerian PU. Ada asosiasi jalan tol, ada kepolisian, dan sebagainya,” kata Dody.

Meski demikian, dia memastikan pemerintah tetap mendorong agar trial test MLFF dapat dilakukan secepatnya.

“Karena diskusi yang melibatkan pemangku kepentingan yang lebih luas kemudian prosesnya menjadi sedikit agak lebih lama. Tapi pada dasarnya kita akan melakukan trial test dalam waktu secepat-cepatnya,” ujarnya.

Evaluasi Uji Coba Sebelumnya

MLFF sebelumnya telah pernah diuji coba di Bali. Namun, menurut Dody, hasil pengujian tersebut belum memberikan kesimpulan yang cukup kuat bagi pemerintah untuk menentukan penerapan sistem secara lebih luas.

Karena itu, pemerintah kini menyiapkan uji coba ulang dengan pendekatan yang diharapkan lebih komprehensif dan konklusif. Pengujian di dua lokasi juga diharapkan memberikan gambaran yang lebih utuh mengenai kesiapan teknologi MLFF ketika diterapkan pada kondisi jalan tol yang berbeda.

Dody menambahkan, MLFF menjadi perhatian banyak pihak sehingga proses persiapannya melibatkan sejumlah lembaga. Di antaranya Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP), kejaksaan, kepolisian, serta pemangku kepentingan lainnya.

Pelibatan berbagai lembaga tersebut dilakukan untuk memastikan proses uji coba dan tahapan penerapan MLFF berjalan sesuai ketentuan dan dapat dipertanggungjawabkan.

Ada Tahapan Sesuai Kontrak

Selain melibatkan berbagai pihak, Dody menjelaskan bahwa pelaksanaan MLFF juga harus mengikuti sejumlah tahapan sebagaimana tercantum dalam kontrak yang telah disepakati pemerintah.

MLFF sendiri dirancang untuk memungkinkan kendaraan melintas di jalan tol tanpa harus berhenti di gerbang pembayaran. Sistem ini diharapkan dapat mendukung kelancaran lalu lintas sekaligus mendorong digitalisasi layanan jalan tol.(CHI)

Baca Juga: Menteri PU Bocorkan Aspal Merah Putih, Harganya Ditargetkan Lebih Murah

Oleh:

Share