Home Berita Transjakarta Dapat Tambahan 5 Unit Kendaraan Transjakarta Cares, Perkuat Layanan Transportasi Inklusif

Transjakarta Dapat Tambahan 5 Unit Kendaraan Transjakarta Cares, Perkuat Layanan Transportasi Inklusif

Share

JAKARTA, LINTAS – Akses transportasi publik bagi penyandang disabilitas di Jakarta terus diperkuat. PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) menambah lima unit kendaraan layanan Transjakarta Cares melalui kolaborasi dengan Yayasan Permata, sehingga semakin banyak penyandang disabilitas dapat memperoleh akses mobilitas yang aman, nyaman, dan mandiri.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno mengatakan penambahan armada tersebut menunjukkan tingginya kepercayaan masyarakat dan mitra terhadap Transjakarta sebagai salah satu tulang punggung transportasi publik di Jakarta.

“Kalau melihat perkembangan Transjakarta, sekarang jangkauannya sudah sampai Bogor, PIK, Depok, dan Bekasi. Ini menunjukkan transportasi publik semakin penting dan menjadi bagian dari penguatan Jakarta bersama wilayah penyangga,” kata Rano dalam sambutannya saat serah terima bantuan unit Transcare, di Halte Bundaran HI, Kamis (13/8/2026).

Menurutnya, perluasan layanan transportasi publik juga menjadi salah satu upaya pemerintah untuk mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap kendaraan pribadi, khususnya mereka yang melakukan perjalanan dari wilayah penyangga menuju Jakarta.

Namun, upaya tersebut membutuhkan dukungan pembiayaan yang kuat, termasuk melalui subsidi pemerintah. Karena itu, kolaborasi antara pemerintah, BUMD, dunia usaha, dan lembaga sosial dinilai penting untuk memperluas manfaat layanan transportasi publik.

Rano pun mengapresiasi dukungan Yayasan Permata terhadap layanan Transjakarta Cares. Ia berharap kerja sama serupa dapat terus berkembang dan penambahan armada tidak berhenti pada lima unit.

“Kalau bisa, tidak perlu menunggu lima tahun lagi untuk menambah unit. Mudah-mudahan ke depan armadanya bisa terus bertambah sehingga daya jangkaunya semakin luas,” ujarnya.

Transjakarta Cares Layani 71.598 Penyandang Disabilitas

Direktur Utama PT Transjakarta Welfizon Yuza mengatakan kolaborasi dengan Yayasan Permata merupakan bagian dari upaya memperkuat ekosistem transportasi publik yang inklusif di Jakarta.

Menurut Welfizon, Transjakarta tidak hanya memiliki tanggung jawab menyediakan transportasi publik, tetapi juga memastikan layanan tersebut dapat diakses seluruh lapisan masyarakat, termasuk penyandang disabilitas. Salah satu bentuk komitmen tersebut diwujudkan melalui layanan Transjakarta Cares yang telah beroperasi sejak Oktober 2016.

“Layanan ini secara khusus dan terus-menerus membantu penyandang disabilitas mendapatkan akses menuju layanan Transjakarta,” ujar Welfizon.

Saat ini, Transjakarta Cares didukung 15 unit kendaraan dan telah melayani sebanyak 71.598 orang. Jumlah tersebut meningkat sekitar 16,1 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Dengan adanya tambahan lima unit kendaraan dari Yayasan Permata, kapasitas layanan Transjakarta Cares diharapkan semakin meningkat sekaligus memperluas akses mobilitas bagi penyandang disabilitas.

“Bagi kami, dukungan ini bukan sekadar penambahan fasilitas. Lebih dari itu, ini berarti penambahan akses mobilitas, kesempatan, dan kemandirian bagi masyarakat penyandang disabilitas,” kata Welfizon.

Halte Juga Direvitalisasi

Kolaborasi Transjakarta dan Yayasan Permata tidak hanya mencakup penambahan armada Transjakarta Cares. Kerja sama tersebut juga meliputi revitalisasi dan beautifikasi halte di Jalan Prof. Dr. Soepomo, Jakarta.

Halte tersebut akan dikembangkan menjadi ruang transportasi publik yang lebih hijau, nyaman, serta ramah bagi penyandang disabilitas. Melalui skema Naming Rights, halte tersebut selanjutnya akan menggunakan nama Halte Yayasan Permata.

Welfizon menegaskan, skema Naming Rights dalam kerja sama tersebut tidak semata-mata berkaitan dengan pemberian nama pada halte. Menurutnya, kolaborasi tersebut harus menghasilkan kontribusi nyata terhadap peningkatan kualitas pelayanan publik.

Ia berharap kerja sama Transjakarta dan Yayasan Permata dapat menjadi contoh atau benchmark bagi kolaborasi antara BUMD, sektor swasta, maupun institusi sosial dalam menghadirkan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat.

“Bagi kami, sebuah kerja sama tidak berhenti pada nilai komersial, tetapi harus mampu diterjemahkan menjadi nilai sosial yang dapat dirasakan secara langsung oleh masyarakat,” ujarnya.

Dorong Transportasi Publik yang Humanis

Perwakilan Yayasan Permata, Haris Chandra mengatakan dukungan terhadap Transjakarta Cares merupakan bagian dari komitmen untuk memperkuat mobilitas dan aksesibilitas warga Jakarta, khususnya penyandang disabilitas.

Bantuan lima unit kendaraan diharapkan dapat memberikan manfaat berkelanjutan sekaligus mendorong lebih banyak pihak untuk terlibat dalam membangun layanan publik yang inklusif.

Salah satu pengguna Transjakarta Cares, Elli mengatakan selalu memanfaatkan fasilitas tersebut untuk antar jemput. “Biasanya kami pesan satu hari sebelum keberangkatan, dan karena ada grupnya jadi bisa pesan di sana. Transjakarta Cares sangat membantu bahkan saya juga diantar sampai ke rumah,” kata Elli karyawan salah satu Kementerian di Jakarta. (CHI)

Baca Juga: KAI Daop 1 Jakarta Siapkan 76 Perjalanan KA per Hari Sambut Libur HUT ke-81 RI

Oleh:

Share