JAKARTA, LINTAS – PT Wijaya Karya Beton Tbk (WIKA Beton) mendukung pembangunan proyek New Priok Eastern Access (NPEA) milik PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) dengan memasok berbagai material beton pracetak dan ready mix senilai Rp 153 miliar.
Proyek tersebut menjadi bagian dari upaya memperlancar arus logistik nasional melalui peningkatan konektivitas menuju Terminal Kalibaru atau New Priok Container Terminal One (NPCT 1).
Pembangunan NPEA bertujuan mengurangi kepadatan lalu lintas truk kontainer di kawasan pesisir utara Jakarta sekaligus menghubungkan Terminal Kalibaru secara langsung dengan Jalan Tol Cibitung–Cilincing. Infrastruktur tersebut ditargetkan rampung pada 2027. Kontrak yang diperoleh WIKA Beton terbagi dalam dua paket pekerjaan, yakni NPEA-1 senilai Rp 85 miliar dan NPEA-2 sebesar Rp 68 miliar.
Direktur Utama WIKA Beton, Kuntjara, dalam keterangan tertulisnya mengatakan proyek tersebut memiliki spesifikasi teknis yang tinggi dan sesuai dengan keunggulan produk yang dimiliki perusahaan.
“Mengingat jalur logistik ini akan dilintasi kendaraan berat secara terus-menerus, standar kualitas tinggi pada seluruh produk WIKA Beton akan memastikan prasarana ini memiliki durabilitas jangka panjang. Di saat yang sama, kami juga menerapkan strategi manajemen distribusi material yang terukur sehingga distribusi produk tetap optimal dengan pemanfaatan fasilitas pabrik di Bogor dan Batching Plant Ancol yang dekat dengan lokasi proyek,” ujar Kuntjara dikutip Rabu (8/7/2026).
Dalam proyek tersebut, WIKA Beton memasok berbagai material konstruksi, meliputi tiang pancang, balok jembatan, half slab, serta beton siap pakai (ready mix) yang digunakan untuk mendukung pembangunan akses jalan dan jembatan.
Terminal Kalibaru
Pembangunan NPEA merupakan bagian dari strategi peningkatan kapasitas bongkar muat Terminal Kalibaru yang terus mengalami pertumbuhan seiring meningkatnya aktivitas logistik dan perdagangan internasional. Jalur ini dirancang untuk menopang lalu lintas kendaraan bertonase besar sehingga membutuhkan struktur konstruksi yang memiliki daya tahan tinggi.
Menurutn, kedekatan fasilitas produksi dengan lokasi proyek menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga kelancaran pasokan material sehingga pekerjaan konstruksi dapat berjalan sesuai jadwal.
Melalui keterlibatan pada proyek NPEA, WIKA Beton menegaskan komitmennya dalam mendukung pembangunan infrastruktur transportasi yang berkelanjutan sekaligus memperkuat konektivitas logistik nasional.
Ketersediaan material konstruksi yang andal diharapkan mampu menunjang operasional akses baru menuju Terminal Kalibaru, meningkatkan efisiensi distribusi barang, serta memperkuat sinergi Pelindo, WIKA Beton, dan BUMN dalam mendorong daya saing logistik Indonesia.















