JAKARTA, LINTAS – PT Jasamarga Metropolitan Tollroad (JMT) Regional Division bersama PT Jasamarga Tollroad Maintenance (JMTM) mengoptimalkan pekerjaan pemeliharaan jalan di Ruas Tol Jakarta–Tangerang sebagai bagian dari komitmen menjaga kualitas infrastruktur, keselamatan, dan kenyamanan pengguna jalan.
Pemeliharaan dilakukan secara berkala untuk memastikan kondisi jalan tetap memenuhi Standar Pelayanan Minimal (SPM), mengingat Ruas Tol Jakarta–Tangerang merupakan salah satu jalur dengan mobilitas kendaraan tertinggi yang menghubungkan Jakarta, Tangerang, dan menjadi akses utama menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta.
Senior Manager Representative Office 2 Jasamarga Metropolitan Tollroad, Amri Sanusi, mengatakan pekerjaan pemeliharaan merupakan upaya berkelanjutan untuk menjaga kualitas layanan jalan tol agar tetap optimal.
“Pemeliharaan ini merupakan bagian dari komitmen Jasa Marga dalam menjaga kualitas infrastruktur jalan tol sesuai Standar Pelayanan Minimal, sehingga pengguna jalan dapat menikmati perjalanan yang aman, nyaman, dan lancar,” kata Amri dikutip Rabu (8/7/2026).

Pekerjaan rekonstruksi perkerasan dijadwalkan berlangsung mulai Senin, 6 Juli 2026 pukul 06.00 WIB hingga Senin, 13 Juli 2026 pukul 05.00 WIB. Selama pekerjaan berlangsung, rekayasa lalu lintas akan diterapkan secara situasional di sekitar lokasi pekerjaan untuk menjaga kelancaran arus kendaraan.
Adapun lokasi pekerjaan rekonstruksi perkerasan meliputi:
Arah Jakarta
- Lajur 2 KM 18+625 hingga KM 18+570 pada 6–8 Juli 2026.
- Lajur 1 KM 18+980 hingga KM 18+965 pada 8–10 Juli 2026.
- Lajur 2 KM 17+075 hingga KM 16+900 di empat titik pekerjaan pada 11–13 Juli 2026.
Arah Tangerang
- Lajur 1 KM 23+265 hingga KM 23+375 pada 6–8 Juli 2026.
- Lajur 2 KM 24+865 hingga KM 24+905 pada 9–11 Juli 2026.
- Lajur 1 Off Ramp Bitung pada 9–13 Juli 2026.
- Lajur 2 KM 10+760 hingga KM 10+835 pada 11–13 Juli 2026.
Ditutup Sementara
Selama proses rekonstruksi berlangsung, lajur yang menjadi area pekerjaan akan ditutup sementara, sedangkan lajur lainnya tetap difungsikan untuk melayani lalu lintas sehingga arus kendaraan tetap dapat melintas.
Jasa Marga menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin dirasakan pengguna jalan selama pekerjaan berlangsung. Perusahaan juga mengimbau masyarakat untuk mengatur waktu dan rute perjalanan sejak awal guna menghindari kepadatan di sekitar lokasi pekerjaan.
Amri Sanusi mengingatkan seluruh pengguna jalan agar selalu mengutamakan keselamatan dengan mematuhi rambu-rambu lalu lintas, mengikuti arahan petugas di lapangan, berkendara sesuai batas kecepatan, serta memastikan saldo kartu uang elektronik mencukupi sebelum memasuki jalan tol.
Pengguna jalan juga dapat memperoleh informasi lalu lintas terkini melalui One Call Center Jasa Marga 24 jam di nomor 14080, situs resmi Jasa Marga, media sosial @official.jmmetropolitan, maupun aplikasi Travoy. (CHI)
Baca Juga: Pelindo Bangun Akses Baru, WIKA Beton Suplai Beton Rp 153 Miliar















