Home Berita WIKA Beton Pasok Material untuk Sekolah Rakyat Senilai Rp 75,9 Miliar

WIKA Beton Pasok Material untuk Sekolah Rakyat Senilai Rp 75,9 Miliar

Share

JAKARTA, LINTAS – PT Wijaya Karya Beton Tbk (WIKA Beton) memperkuat kontribusinya dalam pembangunan infrastruktur pendidikan nasional melalui penyediaan beton pracetak untuk proyek Sekolah Rakyat di berbagai wilayah Indonesia. Nilai pasokan material yang disiapkan perusahaan mencapai Rp 75,9 miliar.

Direktur Utama WIKA Beton, Kuntjara, mengatakan kehadiran perusahaan dalam pembangunan Sekolah Rakyat tidak semata-mata berorientasi pada pencapaian bisnis, tetapi juga sebagai bentuk tanggung jawab korporasi untuk memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

“Kami memandang proyek ini sebagai bentuk dedikasi korporasi WIKA Beton dalam menyediakan sarana belajar yang layak demi masa depan generasi penerus bangsa. Komitmen ini sejalan dengan produk pracetak kami yang mengutamakan aspek keberlanjutan lingkungan, dari pemanfaatan material hingga proses produksi. Oleh karena itu, kontribusi ini diharapkan dapat memberikan dampak positif, tidak hanya bagi kinerja finansial WIKA Beton, tetapi juga bagi masyarakat luas,” kata Kuntjara dikutip dari web WIKA Beton, Rabu (10/6/2026).

Menurutnya, keterlibatan dalam proyek Sekolah Rakyat tidak hanya memberikan kontribusi terhadap pembangunan fasilitas pendidikan, tetapi juga mendukung pertumbuhan bisnis perusahaan melalui peningkatan perolehan kontrak.

13 Pabrik Beton di Seluruh Indonesia

Untuk mendukung proyek tersebut, WIKA Beton mengandalkan jaringan 13 pabrik beton yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Keberadaan fasilitas produksi tersebut memungkinkan distribusi produk pracetak dilakukan secara lebih cepat dan efisien ke lokasi pembangunan sekolah.

Menurut Kuntjara, dalam proyek ini, WIKA Beton memasok sejumlah produk unggulan, antara lain tiang pancang kotak sebagai fondasi bangunan sekolah, u-ditch untuk sistem drainase, serta hollow core slab yang digunakan sebagai pelat lantai bangunan bertingkat.

“Penggunaan teknologi beton pracetak dinilai mampu mempercepat proses konstruksi dibandingkan metode konvensional. Efisiensi waktu pembangunan menjadi faktor penting dalam mendukung percepatan penyelesaian proyek Sekolah Rakyat di berbagai daerah,” tuturnya.

Ia menambahkan kecepatan dan efisiensi pembangunan tersebut sejalan dengan target pemerintah menghadirkan 500 Sekolah Rakyat hingga tahun 2029. Program yang diproyeksikan dapat menjangkau sekitar 500 ribu peserta didik itu diharapkan mampu memperluas akses pendidikan berkualitas sekaligus menjadi instrumen strategis dalam upaya memutus rantai kemiskinan ekstrem di Indonesia.

Melalui keterlibatan dalam proyek ini, WIKA Beton juga memperkuat implementasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya poin keempat tentang pendidikan berkualitas dan poin kesembilan mengenai pembangunan infrastruktur yang tangguh, inklusif, dan berkelanjutan. (CHI)

Baca Juga: Naik MRT Jakarta Kini Dilengkapi Asuransi, Ini Keuntungannya

Oleh:

Share