Home Berita WIKA Beton Pasok Tiang Pancang untuk Pelabuhan IHIP di Kawasan Industri Malili Luwu Timur

WIKA Beton Pasok Tiang Pancang untuk Pelabuhan IHIP di Kawasan Industri Malili Luwu Timur

Share

JAKARTA, LINTAS – PT Wijaya Karya Beton Tbk (WIKA Beton) melakukan pengiriman perdana produk tiang pancang untuk pembangunan pelabuhan milik PT Indonesia Huabao Industrial Park (IHIP) untuk pembangunan Kawasan Industri Malili di Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan.

Pengiriman perdana tersebut dilakukan dari Precast Concrete Plant Bogor menuju lokasi proyek. Langkah ini menjadi bagian dari kontribusi WIKA Beton dalam mendukung percepatan pembangunan kawasan industri terintegrasi yang diharapkan menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi di wilayah timur Indonesia.

Corporate Secretary WIKA Beton, Ignatius Harry S., mengatakan bahwa perusahaan berkomitmen menghadirkan produk berkualitas untuk mendukung keberhasilan pembangunan infrastruktur strategis nasional.

“WIKA Beton selalu mendedikasikan produk dengan daya tahan terbaik. Keterlibatan kami untuk pembangunan Kawasan Industri Malili ini diharapkan memberikan dampak berkelanjutan bagi peningkatan perekonomian sekitar dengan infrastruktur yang dibangun menggunakan produk berkualitas dan ramah lingkungan,” ujar Ignatius Harry S dikutip Kamis (16/7/2026).

Pengembangan Kawasan Malili

Pembangunan pelabuhan tersebut merupakan bagian dari pengembangan Kawasan Industri Malili yang masuk dalam Proyek Strategis Nasional (PSN). Kawasan ini dikembangkan melalui sinergi pemerintah daerah bersama PT IHIP dan dirancang menjadi kawasan industri terpadu yang dilengkapi pelabuhan industri, smelter nikel, pembangkit listrik, pabrik, serta berbagai fasilitas penunjang lainnya.

“Keberadaan kawasan industri tersebut diharapkan mampu menciptakan lapangan kerja, mendorong aktivitas ekonomi, sekaligus memberikan manfaat sosial dan ekonomi bagi masyarakat di Kabupaten Luwu Timur dan sekitarnya,” tutur Harry.

Dalam proyek ini, WIKA Beton memasok sebanyak 633 batang tiang pancang berdiameter 1.200 milimeter dengan panjang 20 meter. Seluruh produk diproduksi di Jalur 8 Plant Bogor yang telah mengantongi sertifikasi Environmental Product Declaration (EPD) dan Greenship Solution Endorsement (GSE) sebagai bentuk komitmen perusahaan terhadap penerapan prinsip keberlanjutan.

Penggunaan tiang pancang berdiameter besar dinilai mampu memberikan daya dukung beban yang tinggi pada struktur dermaga. Selain memiliki ketahanan lentur yang memadai, produk tersebut juga dirancang menjangkau lapisan tanah keras serta memiliki daya tahan tinggi terhadap lingkungan pantai yang cenderung agresif.

Harry menambahkan, partisipasi WIKA Beton dalam pembangunan pelabuhan PT IHIP tidak hanya memperkuat kontribusi perusahaan terhadap pembangunan infrastruktur nasional, tetapi juga menjadi bagian dari upaya menciptakan nilai tambah perusahaan.(CHI)

Baca Juga:

Oleh:

Share