Home Berita Rehabilitasi 6 Madrasah di Bali Capai 76 Persen, Kementerian PU Kebut Penyelesaian

Rehabilitasi 6 Madrasah di Bali Capai 76 Persen, Kementerian PU Kebut Penyelesaian

Share

JAKARTA, LINTAS – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus mempercepat penyelesaian rehabilitasi enam madrasah di Provinsi Bali sebagai bagian dari Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC). Hingga pertengahan Juli 2026, progres fisik keseluruhan proyek telah mencapai 76,59 persen, menandai percepatan pembangunan infrastruktur pendidikan yang ditargetkan selesai sesuai jadwal.

Untuk memastikan pekerjaan berjalan sesuai rencana, Pelaksana Tugas (Plt.) Direktur Jenderal Prasarana Strategis, Kuswara, melakukan peninjauan langsung ke dua lokasi proyek, yakni Madrasah Aliyah Swasta (MAS) 45 Gianyar dan MAS Diponegoro Klungkung, pada Minggu lalu (19/7/2026).

Kedua madrasah tersebut merupakan bagian dari enam sekolah yang direhabilitasi melalui program ini. Lokasi proyek tersebar di Kota Denpasar serta Kabupaten Gianyar, Klungkung, Karangasem, dan Bangli.

Di MAS 45 Gianyar, pekerjaan masih difokuskan pada penyelesaian konstruksi utama bangunan agar seluruh struktur dapat segera difungsikan. Sementara itu, rehabilitasi di MAS Diponegoro Klungkung telah memasuki tahap akhir dengan pengerjaan interior, pengecatan, hingga penyempurnaan instalasi bangunan.

Optimalkan Sumber Daya

Dalam kunjungannya, Kuswara menekankan pentingnya percepatan pekerjaan tanpa mengabaikan kualitas hasil maupun aspek keselamatan kerja. Ia meminta seluruh pelaksana proyek mengoptimalkan sumber daya yang tersedia sehingga target penyelesaian dapat tercapai.

“Setiap kendala di lapangan perlu segera diidentifikasi dan ditindaklanjuti sehingga proses penyelesaian dapat berlangsung secara optimal,” ujar Kuswara.

Selain percepatan pekerjaan, ia juga mengingatkan agar penerapan standar keselamatan dan kesehatan kerja (K3) tetap menjadi prioritas selama proses konstruksi berlangsung. Dengan demikian, proyek dapat diselesaikan secara aman, berkualitas, dan tepat waktu.

Program rehabilitasi madrasah ini merupakan bagian dari komitmen pemerintah dalam meningkatkan kualitas infrastruktur pendidikan di berbagai daerah. Melalui perbaikan gedung sekolah, pemerintah berharap proses belajar mengajar dapat berlangsung lebih nyaman, aman, dan mendukung peningkatan mutu pendidikan.

Kementerian PU menargetkan seluruh rehabilitasi enam madrasah di Bali dapat rampung sesuai jadwal sehingga fasilitas pendidikan yang lebih representatif segera dimanfaatkan oleh peserta didik maupun tenaga pendidik. (CHI)

Baca Juga: Jembatan Cikaleho Ciamis Dibangun Permanen, Akses Warga Segera Pulih

Oleh:

Share