JAKARTA, LINTAS – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mulai membangun kembali Jembatan Cikaleho, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat secara permanen setelah mengalami kerusakan akibat bencana longsor. Pembangunan dilakukan melalui Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) 3.4 Provinsi Jawa Barat sebagai bagian dari upaya mempercepat pemulihan konektivitas dan aktivitas ekonomi masyarakat.
Komitmen tersebut ditegaskan melalui kunjungan lapangan Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) DKI Jakarta–Jawa Barat, Ibnu Kurniawan, yang melakukan monitoring dan evaluasi di lokasi proyek pada 17 Juli 2026 silam.
Dalam peninjauan tersebut, Ibnu memastikan seluruh tahapan pembangunan berjalan sesuai rencana, mulai dari kualitas konstruksi, aspek keselamatan, hingga target penyelesaian pekerjaan.
“Monitoring ini dilakukan untuk memastikan pembangunan Jembatan Cikaleho memenuhi standar mutu terbaik, aman digunakan masyarakat, dan dapat diselesaikan tepat waktu,” kata Ibnu dikutip dari sosial media pu_jalan-dkijabar, Rabu (22/7/2026).
Sebelumnya, Jembatan Cikaleho mengalami kerusakan cukup parah akibat longsor yang mengganggu mobilitas masyarakat di wilayah tersebut. Menyikapi kondisi tersebut, Kementerian PU segera melakukan penanganan darurat guna menjaga akses transportasi tetap dapat dilalui sebelum pembangunan permanen dilaksanakan.




Kini, pembangunan permanen telah dimulai dengan desain yang lebih tangguh dibandingkan konstruksi sebelumnya. Jembatan dirancang menggunakan standar keamanan yang lebih tinggi agar mampu menghadapi potensi bencana serupa di masa mendatang.
Secara teknis, penanganan kawasan ini mencakup panjang sekitar 100 meter, sementara struktur jembatan yang dibangun memiliki bentang sepanjang 16 meter dengan lebar 10 meter. Dimensi tersebut diharapkan mampu meningkatkan kapasitas layanan jalan sekaligus memberikan kenyamanan dan keselamatan yang lebih baik bagi pengguna.
Selain memperkuat struktur jembatan, pekerjaan juga meliputi penataan badan jalan di sekitar lokasi agar lebih stabil dan mampu mengurangi risiko kerusakan akibat pergerakan tanah maupun curah hujan tinggi.
Kementerian PU berharap pembangunan permanen Jembatan Cikaleho dapat segera rampung sehingga konektivitas antarwilayah kembali normal. Pulihnya akses transportasi diharapkan dapat memperlancar distribusi barang, mempercepat mobilitas masyarakat, serta mendukung pertumbuhan ekonomi di kawasan sekitar. (CHI)
Baca Juga: Komponen Kendaraan BYD Masuk Lewat Patimban, Impor Peti Kemas Internasional Resmi Dimulai















