JAKARTA, LINTAS – Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyiapkan program Mudik Gratis dengan kuota sekitar 2.882 penumpang untuk mendukung mobilitas masyarakat selama masa angkutan Natal 2026 dan Tahun Baru 2027 (Nataru).
Direktur Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub Aan Suhanan menyampaikan persiapan tersebut dalam Rapat Koordinasi Evaluasi Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 serta Persiapan Penyelenggaraan Masa Angkutan Natal 2026 dan Tahun Baru 2027 di Kantor Kemenhub, Selasa (27/10/2026).
“Program ini menyediakan 10 kota tujuan di wilayah Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), dan Jawa Timur,” kata Aan.
Selain program Mudik Gratis, Kemenhub menyiapkan 12.558 personel untuk mendukung pengamanan dan operasional angkutan Nataru.
Personel tersebut akan ditempatkan di sejumlah lokasi, meliputi kantor pusat Kemenhub, KSOPP Danau Toba, Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD), serta Terminal Tipe A Tirtonadi.
Untuk memantau kesiapan kendaraan dan pelaksanaan angkutan, Kemenhub juga memanfaatkan aplikasi MitraDarat.
Aplikasi ini akan dilengkapi fitur peta tematik Nataru yang memuat informasi pelaksanaan pemeriksaan kelaikan kendaraan atau rampcheck.
Kemenhub turut menyiapkan dasbor pemantauan di posko pusat.
Dasbor tersebut dirancang dengan mengintegrasikan data dari berbagai pemangku kepentingan sehingga perkembangan kondisi transportasi selama periode Nataru dapat dipantau secara terpadu.
Pembatasan Angkutan Barang
Dalam pengaturan lalu lintas selama libur Natal dan Tahun Baru, Kemenhub masih membahas konsep Surat Keputusan Bersama (SKB) tentang Pengaturan Lalu Lintas Jalan dan Penyeberangan.
Salah satu materi yang disiapkan dalam aturan tersebut adalah pembatasan operasional angkutan barang.
Koordinasi dengan kepolisian, badan pengatur jalan tol, dan pemangku kepentingan terkait juga akan terus dilakukan untuk mendukung pengelolaan lalu lintas sesuai kondisi di lapangan. Langkah ini mencakup kemungkinan penerapan diskresi apabila diperlukan.
Kemenhub berharap penyelenggaraan angkutan Nataru 2026/2027 berjalan lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya.
Pada penyelenggaraan Nataru sebelumnya, tingkat kepuasan masyarakat tercatat mencapai 87,43 persen.
“Kami berharap penyelenggaraan Nataru tahun ini lebih baik dari tahun sebelumnya, di mana kepuasan masyarakat mencapai 87,43 persen,” pungkas Aan. (CHI)












