JAKARTA, LINTAS – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mulai mematangkan integrasi layanan transportasi laut di Kepulauan Seribu dengan jaringan Transjakarta agar warga pulau memperoleh layanan yang lebih aman, nyaman, andal, dan terjangkau.
Langkah tersebut dilakukan melalui kunjungan kerja jajaran Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta bersama Badan Pembinaan Badan Usaha Milik Daerah (BPBUMD), Komisaris dan Direksi PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) ke Kepulauan Seribu pada Sabtu (22/8/2026).
Kunjungan ini menjadi bagian dari tindak lanjut penugasan Gubernur DKI Jakarta terkait rencana pengalihan pengelolaan transportasi air, khususnya layanan kapal di Kepulauan Seribu, dari Dishub DKI Jakarta kepada Transjakarta, demikian dikutip dari keterangan tertulis Transjakarta pada Senin (24/8/2026).
Integrasi tersebut diharapkan tidak hanya memperbaiki layanan transportasi antarpulau, tetapi juga menghubungkan sistem transportasi Kepulauan Seribu dengan jaringan transportasi darat di Jakarta secara lebih terpadu.
Rombongan dipimpin Wakil Kepala Dishub DKI Jakarta Ujang Harmawan dan Direktur Utama Transjakarta Welfizon Yuza. Dalam kunjungan tersebut, tim meninjau empat pulau, yakni Pulau Pramuka, Pulau Panggang, Pulau Kelapa, dan Pulau Harapan.

Warga Sambut Positif Rencana Integrasi
Rangkaian kegiatan dipusatkan di Kantor Kelurahan Pulau Panggang. Di lokasi tersebut, rombongan melakukan audiensi dengan Bupati Kabupaten Administrasi Kepulauan Seribu Muhammad Fadjar Churniawan, yang turut didampingi Camat Kepulauan Seribu Utara serta sejumlah tokoh masyarakat.
Rencana pengelolaan transportasi laut oleh Transjakarta mendapat sambutan positif dari masyarakat. Warga berharap integrasi tersebut segera diwujudkan sehingga layanan transportasi di wilayah kepulauan dapat memiliki standar yang setara dengan layanan transportasi yang telah dinikmati masyarakat Jakarta di daratan.
Harapan masyarakat terutama mencakup peningkatan aspek keselamatan, kenyamanan, keterjangkauan tarif, keandalan jadwal, serta kemudahan akses transportasi antarpulau maupun menuju daratan Jakarta.
Tinjau Dermaga dan Armada Kapal
Selain melakukan audiensi, tim gabungan juga meninjau sejumlah dermaga dan fasilitas pelabuhan yang saat ini dikelola Unit Pengelola Pelabuhan Daerah (UPPD) Dishub DKI Jakarta di pulau-pulau yang dikunjungi.
Peninjauan dilakukan untuk melihat langsung kondisi sarana dan prasarana yang nantinya menjadi bagian penting dalam penyusunan konsep integrasi layanan transportasi laut.
Transjakarta juga melakukan evaluasi terhadap data inventarisasi sarana dan prasarana, termasuk kondisi serta operasional armada kapal yang saat ini tersedia. Data tersebut akan menjadi bahan dalam menyusun rencana revitalisasi dan pengembangan layanan.
Evaluasi diharapkan dapat menghasilkan sistem operasional yang lebih efektif sekaligus meningkatkan standar keselamatan dan ketepatan waktu perjalanan.
Direktur Utama Transjakarta Welfizon Yuza mengatakan pihaknya memahami besarnya harapan masyarakat Kepulauan Seribu terhadap peningkatan layanan transportasi.
“Kami memahami betul harapan besar masyarakat Kepulauan Seribu. Penugasan dari Gubernur ini adalah amanat untuk menghapus ‘jarak’ dan memastikan kesetaraan hak bagi seluruh warga DKI Jakarta. Kami siap hadir di Kepulauan Seribu dengan standar layanan Transjakarta yang andal, terjangkau, dan terintegrasi,” tutur Welfizon.
Perkuat Konektivitas Jakarta Daratan dan Kepulauan
Integrasi layanan transportasi laut ini diproyeksikan tidak berhenti pada peningkatan mobilitas warga antarpulau. Pemerintah juga berharap konektivitas yang semakin baik dapat memberikan dampak lebih luas terhadap aktivitas ekonomi dan pariwisata di Kepulauan Seribu.
Dengan layanan transportasi yang lebih terintegrasi, mobilitas masyarakat, wisatawan, maupun pelaku usaha di wilayah kepulauan diharapkan menjadi lebih mudah dan efisien.
Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya membangun sistem transportasi Jakarta yang inklusif, dengan memastikan masyarakat yang tinggal di wilayah kepulauan memperoleh hak atas layanan transportasi publik yang berkualitas.
Peninjauan lapangan oleh Dishub DKI Jakarta dan Transjakarta menjadi tahap awal untuk memetakan kebutuhan serta kondisi aktual transportasi laut di Kepulauan Seribu sebelum integrasi pengelolaan dan peningkatan layanan dilakukan secara lebih menyeluruh. (CHI)
Baca Juga:












