Home Berita Pemerintah Beri Diskon Tarif Lebaran Mulai Maret 2026, Ada Diskon Hingga 100 Persen

Pemerintah Beri Diskon Tarif Lebaran Mulai Maret 2026, Ada Diskon Hingga 100 Persen

Share

JAKARTA, LINTAS – Pemerintah kembali menghadirkan stimulus berupa diskon tarif transportasi dan program Mudik Gratis pada penyelenggaraan Angkutan Lebaran 2026. Kebijakan ini diambil sebagai bentuk kehadiran negara untuk meringankan beban biaya perjalanan masyarakat sekaligus mengelola pergerakan arus mudik agar lebih aman dan merata.

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengatakan, berbagai langkah strategis telah disiapkan pemerintah untuk mendukung kelancaran angkutan Lebaran tahun depan, termasuk koordinasi lintas kementerian dan lembaga.

“Beberapa hal yang sudah kami siapkan berkaitan dengan penyelenggaraan angkutan Lebaran ini antara lain penyiapan Surat Keputusan Bersama terkait pengaturan angkutan Lebaran 2026. Kami berkoordinasi dengan Korlantas Polri dan Direktorat Jenderal Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum, termasuk kebijakan Work From Anywhere serta stimulus diskon tarif transportasi,” ujar Dudy dalam Konferensi Pers Stimulus Ekonomi Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) Idulfitri 2026 di Stasiun Gambir, dikutip Rabu (11/2/2026).

Mudik Gratis

Selain stimulus tarif, Kementerian Perhubungan juga kembali menyelenggarakan program Mudik Gratis untuk memfasilitasi masyarakat yang ingin pulang ke kampung halaman. Menhub Dudy mengungkapkan, tahun ini disiapkan 401 unit bus dengan tujuan ke 34 kota di sembilan provinsi.

Tak hanya itu, Kemenhub juga menyediakan kuota Mudik Gratis bagi 50.000 penumpang kelas ekonomi untuk angkutan laut, serta 28.182 penumpang kereta api di Pulau Jawa melalui lintas utara, tengah, dan selatan.

Seiring dengan pelaksanaan program Mudik Gratis, Dudy menegaskan bahwa kegiatan ramp check atau uji kelaikan sarana dan prasarana transportasi terus dilakukan untuk memastikan keselamatan perjalanan masyarakat.

“Kami melakukan ramp check terhadap moda transportasi darat, laut, udara, dan kereta api. Termasuk juga sarana jalan, baik jalan tol maupun jalan arteri nasional. Ini kami koordinasikan dengan Kementerian Pekerjaan Umum agar masyarakat dapat melakukan perjalanan mudik dengan aman dan nyaman,” jelasnya.

Diskon Tarif Hingga 100 Persen

Sementara itu, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto yang memimpin konferensi pers tersebut memaparkan secara rinci paket stimulus diskon tarif transportasi Lebaran 2026.

Pada sektor angkutan udara, pemerintah memberikan diskon tiket pesawat rute domestik kelas ekonomi sebesar 17–18 persen untuk periode penerbangan 14–29 Maret 2026, dengan target 3,3 juta penumpang.

Suasana di stasiun Kereta Api saat arus mudik Lebaran. | Dok/KAI

Untuk angkutan laut, diskon tarif jasa kepelabuhanan pada angkutan penyeberangan diberikan hingga 100 persen dan berlaku pada 12–31 Maret 2026, dengan target 945.000 unit kendaraan dan 2,4 juta penumpang. Sementara itu, kapal penumpang mendapatkan diskon sebesar 30 persen dari tarif dasar pada periode 11 Maret–5 April 2026, dengan target 445.000 penumpang.

Di sektor perkeretaapian, pemerintah juga memberikan diskon tarif sebesar 30 persen pada periode 14–29 Maret 2026 dengan target 1,2 juta penumpang.

“Dalam rangka libur hari besar nasional tahun ini, pemerintah memberikan stimulus ekonomi berupa diskon transportasi dengan total anggaran sebesar Rp 911,16 miliar yang bersumber dari APBN maupun non-APBN,” ujar Airlangga.

Program Work From Anywhere

Untuk mendukung kelancaran mobilitas masyarakat, pemerintah juga memberikan fleksibilitas penetapan hari kerja bagi aparatur sipil negara (ASN) dan pekerja swasta melalui kebijakan Work From Anywhere (WFA) pada 16, 17, 25, 26, dan 27 Maret 2026.

Menurut Airlangga, pengalaman pada periode Lebaran dan Natal-Tahun Baru sebelumnya menunjukkan bahwa peningkatan mobilitas masyarakat mampu mendorong pertumbuhan ekonomi nasional. Pada Idulfitri 2025, mobilitas masyarakat tercatat mencapai 154,62 juta orang, sementara pada libur Natal dan Tahun Baru mencapai 110,43 juta orang.

“Peningkatan mobilitas tersebut terbukti berdampak positif terhadap perekonomian. Pertumbuhan ekonomi pada kuartal IV tahun lalu mencapai 5,39 persen, dengan kunjungan wisatawan mancanegara sebanyak 1,41 juta dan wisatawan nusantara 105,98 juta orang,” tutur Menko Airlangga. (CHI)

Baca Juga: KAI Inspeksi Jalur Utara Jawa, Siapkan Angkutan Lebaran 2026

Oleh:

Share