Home Berita Merajut Asa dari Sekolah Rakyat

Merajut Asa dari Sekolah Rakyat

Share

Muhammad Taman, salah satu orangtua yang mengantarkan putranya ke Sekolah Rakyat, mengungkapkan terima kasih dengan adanya program ini. Ia hampir putus asa karena kesulitan ekonomi yang menjeratnya, tetapi ia bersyukur karena Sekolah Rakyat telah membantu meringankan kesulitannya untuk anaknya bisa melanjutkan sekolah.

Hal serupa diungkapkan Masidah, ibu tunggal yang turut mengantarkan anaknya yang ke-12. Sepeninggal mendiang suaminya, dia sendirian menanggung semua kebutuhan rumah tangga dengan berjualan mainan.

Sambil terisak, Masidah menceritakan kesulitannya untuk menyekolahkan sang anak. Namun, ia bersyukur karena ada program Sekolah Rakyat, sehingga anaknya tetap bisa melanjutkan sekolah. “Semoga anak saya kelak menjadi orang yang sukses,” doanya.

Program Sekolah Rakyat

Penyaringan calon siswa Sekolah Rakyat dilakukan oleh Kemensos berdasarkan Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) dan diikuti dengan survei langsung ke lapangan.

Program Sekolah Rakyat adalah program pendidikan baru yang setara dengan sekolah umum, baik itu dari kurikulum ataupun ijazah yang dihasilkan. Selain menggunakan kurikulum nasional, Sekolah Rakyat juga menggunakan kurikulum baru yang disebut Multi Entry-Multi Exit.

Kurikulum baru ini memberikan fleksibilitas bagi siswa untuk memilih jalur pendidikan yang sesuai dengan kebutuhan dan kesiapan mereka. Kurikulum Multi Entry-Multi Exit mencakup tiga aspek penting, yaitu fisik, psikologis, dan akademik, yang akan membantu menyetarakan kesiapan siswa dari berbagai latar belakang sebelum memulai pendidikan formal.

Untuk memastikan kualitas pembelajaran yang terjaga, Sekolah Rakyat juga menerapkan sistem Learning Management System (LMS) berbasis digital. Dengan sistem ini, seluruh kegiatan pembelajaran dan administrasi pendidikan akan termonitor secara real-time dari pusat.

Baca Juga: Menteri PKP: Rumah Subsidi Bisa Dibangun Berkualitas

Juri mengatakan jangan khawatir kepada orangtua yang telah menitipkan anaknya di Sekolah Rakyat. Di Sekolah Rakyat semua akan diurus dengan baik pendidikannya, pembelajarannya, pembinaan mentalnya, dan akan diberikan berbagai keterampilan.

“Selain pendidikan berkualitas, kami memastikan asupan gizi di asrama memadai bagi peserta didik,” ujar Juri.

Penyediaan Infrastruktur

Penyediaan infrastruktur program Sekolah Rakyat dilakukan secara bertahap, yaitu Tahap I (1A, 1B, 1C) dan Tahap II. Pelaksanaan Tahap 1A di 63 lokasi telah selesai dan beroperasi pada 14 Juli 2025.

Kementerian PU melalui Direktorat Jenderal Prasarana Strategis (Ditjen PS) memastikan renovasi 37 Sekolah Rakyat pada Tahap 1B dipercepat dan segera difungsikan dalam waktu dekat.

Oleh:

Share