Home Berita Jembatan Bailey 90 Meter di Brebes Dikebut untuk Sekolah Rakyat

Jembatan Bailey 90 Meter di Brebes Dikebut untuk Sekolah Rakyat

Share

JAKARTA, LINTAS – Kementerian Pekerjaan Umum mempercepat pemasangan Jembatan Bailey sepanjang 90 meter di Desa Walahar, Kecamatan Larangan, Kabupaten Brebes, guna membuka akses pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II.

Pekerjaan ini merupakan tindak lanjut arahan Menteri PU Dody Hanggodo untuk memastikan dukungan infrastruktur berjalan cepat agar pembangunan sekolah dapat selesai sesuai target. Pelaksanaan dilakukan melalui kolaborasi BBPJN Jawa Tengah–DI Yogyakarta bersama Direktorat Jenderal Prasarana Strategis.

Dody mengatakan, konektivitas jalan dan jembatan merupakan fondasi penting dalam mendukung aktivitas masyarakat serta pembangunan layanan dasar seperti pendidikan.

“Kementerian PU terus mendorong percepatan pembangunan Sekolah Rakyat, termasuk kolaborasi antarunit organisasi untuk mengatasi keterbatasan akses mobilisasi material. Segala daya dan upaya akan kita lakukan agar pembangunan Sekolah Rakyat dapat selesai tepat waktu, tepat kualitas, dan tepat biaya,” ujarnya dikutip Jumat (1/5/2026).

Dukung Sekolah Rakyat di Brebes

Program Sekolah Rakyat Tahap II di Brebes merupakan bagian dari prioritas pemerintah untuk memperluas akses pendidikan bagi anak dari keluarga kurang mampu. Fasilitas ini ditargetkan mulai dimanfaatkan pada tahun ajaran baru 2026. Pemasangan Jembatan Bailey sendiri telah dimulai sejak 27 April 2026.

Hingga kini, progres pekerjaan menunjukkan pengecoran abutmen 2 telah rampung 100 persen, sementara abutmen 1 mencapai 75 persen dan ditargetkan segera selesai. Di sisi lain, proses perakitan alat pancang masih berlangsung untuk mempercepat tahap konstruksi berikutnya.

Secara teknis, jembatan sementara tersebut memiliki panjang 90 meter, lebar 4 meter, dan mampu menahan beban hingga 25 ton. Infrastruktur ini dirancang untuk mendukung mobilitas kendaraan proyek serta distribusi material selama pembangunan berlangsung.

Untuk mempercepat pekerjaan di lapangan, berbagai peralatan telah disiapkan, antara lain dua unit excavator, satu unit tandem roller, dua set alat pancang, 26 batang pipa pancang baja, serta komponen Jembatan Bailey lengkap dengan tenaga kerja pemasangannya.

Kementerian PU berharap kehadiran jembatan ini dapat memastikan akses menuju lokasi proyek berjalan lancar sehingga pembangunan Sekolah Rakyat dapat selesai sesuai target dan segera dimanfaatkan masyarakat. (CHI)

Baca Juga: Jalur Geumpang–Pameu Aceh Kembali Dibuka Usai Longsor

Oleh:

Share