Home Berita 1,12 Juta Penumpang Nikmati Diskon Ferry ASDP Selama Libur Sekolah

1,12 Juta Penumpang Nikmati Diskon Ferry ASDP Selama Libur Sekolah

Share

JAKARTA, LINTAS – Program Stimulus Transportasi Libur Sekolah 2026 yang dijalankan pemerintah bersama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) berhasil dimanfaatkan lebih dari 1,12 juta pengguna jasa penyeberangan. Program tersebut tidak hanya meringankan biaya perjalanan masyarakat selama masa liburan, tetapi juga turut memperkuat konektivitas antardaerah dan mendorong pertumbuhan ekonomi.

Selama periode 20 Juni hingga 5 Juli 2026, sebanyak 1.125.711 pengguna jasa memanfaatkan program diskon tarif penyeberangan di delapan lintasan strategis nasional. Total subsidi yang disalurkan pemerintah melalui ASDP mencapai Rp22,20 miliar.

Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), Heru Widodo, mengatakan keberhasilan program tersebut merupakan bentuk sinergi pemerintah dan BUMN dalam menghadirkan layanan transportasi yang lebih terjangkau sekaligus menjaga kelancaran mobilitas masyarakat.

“Program Stimulus Transportasi Libur Sekolah merupakan wujud nyata sinergi Pemerintah dan BUMN dalam menghadirkan layanan transportasi yang semakin terjangkau bagi masyarakat. ASDP menjalankan penugasan ini dengan mengedepankan keselamatan, kelancaran operasional, serta kualitas pelayanan, sehingga masyarakat dapat melakukan perjalanan dengan nyaman sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi di berbagai daerah,” kata Heru.

Ia menjelaskan, realisasi penerima manfaat mencapai 93,30 persen dari target 1.206.585 pengguna jasa, sementara penyerapan subsidi mencapai 82,33 persen atau sebesar Rp22,20 miliar dari total anggaran Rp26,97 miliar. Selama pelaksanaan program, rata-rata 143.977 pengguna jasa memanfaatkan layanan penyeberangan ASDP setiap hari.

Dampak Positif

Program tersebut juga berdampak positif terhadap peningkatan aktivitas transportasi penyeberangan. Produksi penumpang dan kendaraan tercatat mencapai 525.882 unit, atau meningkat 7,10 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.

Seiring meningkatnya mobilitas masyarakat, estimasi nilai subsidi juga naik 8,28 persen dibandingkan pelaksanaan program pada 2025, menunjukkan tingginya minat masyarakat memanfaatkan tarif penyeberangan yang lebih terjangkau selama musim libur sekolah.

Secara rinci, subsidi yang diberikan meliputi Rp 1,94 miliar untuk penumpang pejalan kaki, Rp 2,39 miliar bagi kendaraan Golongan II, serta Rp 17,87 miliar untuk kendaraan Golongan IVA.

Adapun jumlah penerima manfaat terdiri atas 165.622 penumpang pejalan kaki, 160.317 kendaraan Golongan II, dan 799.772 kendaraan Golongan IVA. Seluruh kategori tersebut mengalami peningkatan dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Group Head Bisnis Pelayaran Komersial PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), Rizki Dwianda, mengatakan tingginya tingkat pemanfaatan program menunjukkan kebijakan stimulus pemerintah mampu mendorong masyarakat untuk melakukan perjalanan melalui moda transportasi penyeberangan.

“Bagi ASDP, target dalam setiap pelaksanaan program stimulus pemerintah adalah tercapainya tingkat penyerapan hingga 100 persen, sehingga manfaat yang telah disiapkan pemerintah dapat dirasakan secara maksimal oleh masyarakat luas. Selama periode program berlangsung, kami juga melihat rata-rata jumlah pengguna jasa meningkat lebih tinggi dibandingkan pola pada musim libur biasa. Hal ini menunjukkan bahwa kebijakan stimulus mampu mendorong mobilitas masyarakat melalui layanan penyeberangan yang semakin terjangkau,” kata Rizki.

Diskon Tarif

Menurutnya, antusiasme masyarakat terhadap program ini juga terlihat dari banyaknya permintaan agar kebijakan diskon tarif penyeberangan kembali diterapkan pada periode mendatang.

“Semakin terjangkau biaya transportasi, semakin besar pula peluang masyarakat untuk melakukan perjalanan. Karena itu, ASDP terus memastikan seluruh layanan berjalan dengan mengutamakan keselamatan, keandalan operasional, dan pelayanan prima agar setiap program stimulus pemerintah dapat terserap secara optimal, memperkuat konektivitas nasional, sekaligus memberikan dampak positif bagi pertumbuhan ekonomi daerah,” kata dia.

Program Stimulus Transportasi Libur Sekolah 2026 dilaksanakan berdasarkan Surat Direktur Jenderal Perhubungan Darat Nomor PR.301//1/4/DRJD/2026 tertanggal 4 Juni 2026, serta Keputusan Bersama Menteri Perhubungan, Menteri Keuangan, Kepala BP BUMN, dan Kepala Badan Pelaksana Danantara mengenai penugasan kepada BUMN sektor transportasi untuk memberikan diskon tarif selama masa libur sekolah.

Program tersebut berlaku di delapan lintasan penyeberangan strategis, yakni Merak–Bakauheni (Reguler dan Express), Ketapang–Gilimanuk, Lembar–Padangbai, Kayangan–Pototano, Tanjung Uban–Telaga Punggur, Ajibata–Ambarita, serta Sape–Labuan Bajo.

Heru menambahkan, keberhasilan pelaksanaan program ini semakin memperkuat peran transportasi penyeberangan sebagai tulang punggung konektivitas nasional.

“Ke depan, ASDP akan terus melakukan evaluasi dan penyempurnaan layanan guna mendukung berbagai kebijakan pemerintah, menghadirkan transportasi yang aman, nyaman, andal, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan,” tuturnya.(CHI)

Baca Juga:

Oleh:

Share