Home Berita Anak Krakatau Siaga III, ASDP Siapkan Antisipasi Operasional Penyeberangan

Anak Krakatau Siaga III, ASDP Siapkan Antisipasi Operasional Penyeberangan

Share

JAKARTA, LINTAS – PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) memastikan layanan penyeberangan lintasan Merak–Bakauheni tetap beroperasi normal meski aktivitas Gunung Anak Krakatau meningkat ke Level III (Siaga). Meski operasional berjalan seperti biasa, perusahaan memperketat pemantauan dan koordinasi dengan berbagai instansi untuk menjamin keselamatan pelayaran.

Corporate Secretary ASDP, Windy Andale, mengatakan peningkatan status Gunung Anak Krakatau menjadi perhatian serius perusahaan. Sejak informasi resmi dikeluarkan oleh Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), ASDP langsung meningkatkan koordinasi dengan Kementerian Perhubungan, Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP), BMKG, operator kapal, serta seluruh pemangku kepentingan terkait.

“Setiap perkembangan aktivitas vulkanik maupun kondisi pelayaran terus kami pantau secara intensif agar setiap keputusan operasional dapat diambil secara cepat dan tepat berdasarkan kondisi di lapangan,” ujar Windy.

Dalam menjalankan operasional penyeberangan, ASDP mengacu pada Pengumuman Kewaspadaan Pelayaran di Perairan Selat Sunda yang diterbitkan KSOP Kelas I Banten. Pedoman tersebut menjadi acuan seluruh pihak dalam menjaga keselamatan pelayaran selama status siaga Gunung Anak Krakatau masih berlaku.

Hingga kini, layanan penyeberangan di lintasan Merak–Bakauheni masih berlangsung normal. Namun demikian, kewaspadaan terus ditingkatkan melalui pemantauan berkala terhadap aktivitas vulkanik, kondisi cuaca, serta informasi keselamatan pelayaran bersama instansi berwenang.

Menurut Windy, keselamatan pengguna jasa menjadi prioritas utama dalam setiap pengambilan keputusan operasional. Karena itu, ASDP terus melakukan koordinasi berkelanjutan dengan regulator dan operator kapal, sekaligus menyiapkan berbagai langkah antisipasi apabila kondisi di lapangan berubah dan memerlukan penyesuaian operasional.

Penghentian Operasional

Apabila otoritas berwenang nantinya merekomendasikan pembatasan ataupun penghentian sementara operasional demi keselamatan pelayaran, ASDP memastikan akan segera menindaklanjutinya.

“Informasi tersebut juga akan segera kami sampaikan kepada masyarakat melalui seluruh kanal komunikasi resmi ASDP sehingga pengguna jasa memiliki waktu yang cukup untuk menyesuaikan rencana perjalanan,” katanya.

ASDP juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi. Pengguna jasa diminta selalu mengikuti perkembangan situasi melalui kanal resmi pemerintah maupun ASDP agar memperoleh informasi yang akurat sebelum melakukan perjalanan.

Windy menegaskan, keselamatan akan selalu menjadi prioritas utama perusahaan dalam menjalankan layanan penyeberangan.

“Melalui koordinasi yang erat dengan seluruh pemangku kepentingan, ASDP berkomitmen menjaga layanan penyeberangan tetap aman, andal, dan melayani sepenuh hati, serta akan terus menyampaikan perkembangan situasi secara berkala sesuai informasi resmi dari instansi yang berwenang,” tuturnya. (CHI)

Baca Juga: Proyek SPAM Aceh Pascabencana Digenjot, Layanan Air Minum Segera Pulih

Oleh:

Share