JAKARTA, LINTAS – PT Jasamarga Transjawa Tol (JTT) melakukan pemeliharaan rutin di Ruas Jalan Tol Jakarta–Cikampek sebagai bagian dari komitmen menjaga keandalan infrastruktur jalan tol. Langkah preventif ini dilakukan mengingat tingginya volume lalu lintas di ruas tersebut, sehingga kondisi jalan harus tetap optimal, aman, dan nyaman bagi pengguna.
Senior Manager Representative Office 1 PT Jasamarga Transjawa Tol, Amri Sanusi, mengatakan kegiatan pemeliharaan berupa rekonstruksi perkerasan jalan akan dilaksanakan pada jalur B arah Jakarta.
Pekerjaan dilakukan di KM 57+945 hingga KM 57+845 pada lajur 1, mulai Senin (4/5) pukul 08.00 WIB hingga Minggu (10/5) pukul 02.00 WIB. Selama pekerjaan berlangsung, pengaturan lalu lintas akan dilakukan secara situasional guna memastikan keselamatan pengguna jalan serta kelancaran arus kendaraan tetap terjaga.
“Sejalan dengan komitmen kami menjaga keandalan infrastruktur, kegiatan pemeliharaan preventif ini dilakukan untuk memastikan kondisi jalan tetap optimal,” ujar Amri.

Sementara itu, Vice President Corporate Secretary & Legal PT Jasamarga Transjawa Tol, Ria Marlinda Paallo, menegaskan bahwa pemeliharaan ini merupakan bagian dari upaya berkelanjutan perusahaan dalam memenuhi Standar Pelayanan Minimal (SPM) jalan tol.
Menurut Ria, peningkatan kualitas perkerasan jalan dilakukan untuk memastikan pengguna dapat melintas dengan aman dan nyaman, sekaligus menjaga keandalan Tol Jakarta–Cikampek sebagai salah satu jalur utama mobilitas masyarakat.
Sebagai bentuk pemberitahuan dini, JTT juga menyiapkan informasi pekerjaan melalui pemasangan spanduk serta Dynamic Message Sign (DMS) di sepanjang ruas tol.
Ria turut menyampaikan permohonan maaf atas potensi ketidaknyamanan yang mungkin terjadi selama pekerjaan berlangsung. Ia mengimbau pengguna jalan untuk berhati-hati dan mematuhi rambu serta arahan petugas di lapangan.
Pengguna jalan juga diminta mengantisipasi waktu perjalanan saat melintasi lokasi pekerjaan. Informasi lalu lintas terkini dapat diakses melalui One Call Center Jasa Marga 24 jam di nomor 133 atau aplikasi Travoy. (CHI)
Baca Juga: Jalan Tol Palembang–Betung Dikebut, Dua Seksi Ditargetkan Rampung 2026























