SEMARANG, LINTAS – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) memfokuskan peningkatan kualitas jalan nasional di Provinsi Jawa Tengah agar lebih ramah dan aman bagi pengendara roda dua menjelang arus mudik Lebaran 2026. Langkah ini diambil menyusul tingginya penggunaan sepeda motor di jalur non-tol saat periode mudik dan arus balik.
Menteri PU Dody Hanggodo menjelaskan bahwa sebagian besar kendaraan roda empat cenderung memilih jalan tol, sehingga jalan nasional akan lebih didominasi sepeda motor.
“Sekitar 70 persen pemilik kendaraan roda empat memilih jalan tol saat mudik. Artinya, jalan nasional akan lebih banyak digunakan pengendara roda dua. Karena itu, saya minta jajaran balai untuk memastikan kondisi jalan benar-benar ramah dan aman bagi mereka,” ujarnya saat meninjau kesiapan infrastruktur di Semarang.


Perbaikan Menyeluruh untuk Keselamatan
Untuk mendukung kenyamanan pengendara motor, Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Tengah–DI Yogyakarta mempercepat pekerjaan preservasi jalan, termasuk penambalan lubang, perataan permukaan (overlay), serta penguatan struktur perkerasan.
Khusus di jalur Pantura seperti Kaligawe dan Trengguli, peninggian badan jalan dan penggantian lapis pondasi dilakukan guna menghindari genangan air yang berpotensi membahayakan pengendara motor.
“ Seluruh segmen ditargetkan dalam kondisi fungsional paling lambat H-10 Lebaran,” ujar Dody.
Selain itu, aspek keselamatan juga diperkuat melalui pembersihan dan perbaikan drainase, penguatan bahu jalan, pemasangan marka dan rambu yang lebih jelas, serta penataan perlengkapan jalan lainnya. Upaya ini penting untuk meminimalkan risiko kecelakaan, terutama pada malam hari atau saat hujan.
Menurut Dody, Kementeroan PU juga berkoordinasi dengan kepolisian dalam pengaturan lalu lintas selama masa pekerjaan berlangsung agar tidak mengganggu kelancaran arus kendaraan.
“Pengendalian banjir di sejumlah titik rawan turut diperkuat untuk mencegah genangan yang bisa membahayakan pengendara motor,” tutur Dody. (CHI)
Baca Juga: Huntara Korban Tanah Bergerak di Tegal, Ditargetkan Rampung H-5 Lebaran 2026
































