Home Berita Libur Iduladha 2026 Diprediksi Padat, Kemenhub Keluarkan Imbauan Penting

Libur Iduladha 2026 Diprediksi Padat, Kemenhub Keluarkan Imbauan Penting

Share

JAKARTA, LINTAS – Menjelang libur panjang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah, Kementerian Perhubungan melalui Direktorat Jenderal Perhubungan Darat mengimbau operator angkutan umum dan masyarakat untuk selalu mengutamakan keselamatan serta mematuhi aturan lalu lintas selama perjalanan.

Pada periode libur panjang tahun ini, mobilitas masyarakat diperkirakan meningkat signifikan di berbagai ruas jalan maupun simpul transportasi. Kementerian Perhubungan memperkirakan puncak arus pergi terjadi pada 26 Mei 2026, sementara puncak arus balik diprediksi berlangsung pada 1 Juni 2026.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat, Aan Suhanan, mengatakan pihaknya terus memperkuat pengawasan terhadap angkutan umum, khususnya melalui pelaksanaan rampcheck di terminal dan pool bus.

“Kami selalu berusaha menjamin keselamatan masyarakat, salah satunya peningkatan pengawasan angkutan umum atau rampcheck di terminal dan pool bus hingga sosialisasi keselamatan berkendara. Untuk rampcheck sendiri, kami rutin lakukan di 115 terminal tipe A,” ujar Aan dikutip Sabtu (23/5/2026).

Koordinasi Lintas Kementerian

Untuk mengantisipasi lonjakan pergerakan tersebut, pemerintah melakukan berbagai langkah pengamanan dan pengawasan melalui koordinasi lintas kementerian dan lembaga, penyiapan personel di titik-titik vital, hingga peningkatan edukasi keselamatan kepada masyarakat.

Aan menjelaskan, selama periode 1 Januari hingga 15 Mei 2026, Ditjen Perhubungan Darat telah melakukan lebih dari 1,4 juta pemeriksaan terhadap bus antarkota antarprovinsi (AKAP) yang berangkat dari terminal tipe A.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar lebih selektif memilih angkutan umum yang memenuhi aspek keselamatan. Menurutnya, pengguna transportasi umum dapat memanfaatkan aplikasi Mitra Darat untuk mengecek informasi kelaikan kendaraan.

Selain itu, masyarakat juga dapat memastikan bus telah lolos rampcheck melalui stiker khusus yang dipasang pada kaca depan kendaraan sebagai tanda kendaraan telah memenuhi standar laik jalan.

Bagi masyarakat yang memilih menggunakan kendaraan pribadi, Aan meminta agar perjalanan dipersiapkan dengan matang, mulai dari kondisi kendaraan hingga kesiapan pengemudi.

“Penting bagi masyarakat untuk betul-betul mempersiapkan perjalanan jika bepergian menggunakan kendaraan pribadi, dengan melakukan perawatan berkala di bengkel terpercaya guna memastikan kendaraan dalam kondisi laik jalan,” tutur Aan.

Mengurangi Risiko Kecelakaan

Aan juga mengingatkan agar pengemudi dalam kondisi sehat dan tidak kurang tidur sebelum melakukan perjalanan jauh. Pengendara disarankan beristirahat secara berkala setiap dua hingga empat jam sekali untuk mengurangi risiko kecelakaan akibat kelelahan.

“Kami sarankan untuk beristirahat secara berkala dan tidak memaksakan mengemudi lebih dari empat jam tanpa istirahat,” tambahnya.

Selain itu, pengguna kendaraan pribadi diminta tetap disiplin mematuhi aturan lalu lintas, seperti menggunakan sabuk pengaman, mengenakan helm berstandar nasional bagi pengendara motor, serta mematuhi batas kecepatan sesuai kondisi jalan dan cuaca.

Dalam menghadapi lonjakan mobilitas selama libur Iduladha, Ditjen Perhubungan Darat juga terus memperkuat koordinasi dengan berbagai pihak terkait. Korlantas Polri telah menyiapkan personel untuk mendukung manajemen operasional lalu lintas di lapangan.

Kesiapan Ruas Jalan Tol

Sementara itu, Ditjen Bina Marga Kementerian Pekerjaan Umum bersama Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) memastikan kesiapan ruas jalan tol dan non-tol, termasuk optimalisasi layanan patroli, gerbang tol, CCTV, hingga rest area.

Di sektor penyeberangan, PT ASDP Indonesia Ferry menyiapkan 75 kapal untuk mendukung kelancaran layanan lintas Merak–Bakauheni, termasuk langkah mitigasi apabila terjadi cuaca buruk.

Pemerintah juga menyiapkan prosedur penanganan cepat untuk mengantisipasi antrean kendaraan, khususnya truk logistik di Pelabuhan Ketapang.

Aan menegaskan, keselamatan selama libur panjang tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga seluruh pengguna jalan, operator, dan awak angkutan umum.

“Kami imbau seluruh operator angkutan umum dan masyarakat yang akan bepergian saat libur Iduladha untuk terus mengutamakan keselamatan selama perjalanan. Keselamatan merupakan tanggung jawab bersama agar perjalanan aman, nyaman, lancar, dan selamat sampai tujuan,” kata Aan. (CHI)

Baca Juga:

Oleh:

Share