JAKARTA, LINTAS – Institut Teknologi Bandung (ITB) menganugerahkan penghargaan kepada Dr. Ir. Danis Hidayat Sumadilaga, M.Eng.Sc. atas kontribusinya dalam memperkuat kemitraan strategis antara ITB dengan Kementerian Pekerjaan Umum (PU) dan Otorita Ibu Kota Nusantara (IKN).
Penghargaan tersebut diberikan dalam Sidang Terbuka Peringatan 106 Tahun Pendidikan Tinggi Teknik di Indonesia (PTTI) di Kampus ITB, Bandung, Jumat (3/7/2026).
Dikutip dari Web ITB, Sabtu (4/7/2026), Danis menjadi salah satu dari 20 penerima penghargaan yang berasal dari kalangan akademisi, pemerintah, industri, alumni, hingga mitra strategis ITB. Penghargaan ini merupakan bentuk apresiasi atas dedikasi dan kontribusi mereka dalam pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, seni, pendidikan, riset, serta kemajuan institusi ITB.
Penghargaan Ganesa Wirya Jasa Adiutama yang diterima Danis diberikan atas perannya memperkuat hubungan antara ITB dengan Kementerian PU dan Otorita IKN. Kontribusinya mencakup dukungan terhadap revitalisasi Gedung PAU, kawasan Sunken Court, Sarana Olahraga Ganesa (Saraga), serta kolaborasi dalam pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) dan pengembangan kota berkelanjutan.
Peringatan 106 Tahun Pendidikan Tinggi Teknik di Indonesia menjadi momentum refleksi perjalanan pendidikan teknik nasional sejak berdirinya Technische Hoogeschool te Bandoeng pada 3 Juli 1920. Selama lebih dari satu abad, ITB terus berperan sebagai perguruan tinggi yang berkontribusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, seni, inovasi, dan pengabdian kepada masyarakat.
Wakil Rektor Bidang Komunikasi, Kemitraan, Kealumnian, dan Administrasi ITB, Dr. A. Rikrik Kusmara, S.Sn., M.Sn., mengatakan penghargaan tersebut diharapkan semakin mendorong lahirnya kolaborasi dan inovasi untuk kemajuan pendidikan tinggi teknik di Indonesia.
“Semoga penganugerahan penghargaan ini dapat mendorong kemajuan Pendidikan Tinggi Teknik lebih jauh lagi serta memotivasi kita semua untuk menorehkan banyak prestasi sehingga dapat menambah kontribusi untuk Pendidikan Tinggi Teknik di Indonesia,” ujar Rikrik.
Pada tahun ini, ITB memberikan penghargaan dalam dua kategori. Kategori Ganesa Widya Jasa Adiutama, sebagai penghargaan tertinggi ITB bagi individu maupun institusi yang berjasa dalam pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan seni, diberikan kepada Dr. Ardhasena Sopaheluwakan, Professor Zhang Baohua dari Tsinghua University, Ir. Triharyo Indrawan Soesilo, Professor Nicholas Rawlinson dari University of Cambridge, Ir. Ignesjz Kemalawarta, Dr. Suhendra Yusuf Ratuprawiranegara, Dra. apt. Anita Ekajanti, Muhammad Agung Saputra, Prof. Bayu Jaya Wardhana, Prof. Benny Tjahjono, dan Tri Mumpuni.
Sementara itu, penghargaan Ganesa Wirya Jasa Adiutama diberikan kepada pihak yang dinilai berjasa dalam mendukung pengembangan institusi ITB. Selain Danis Hidayat Sumadilaga, penghargaan tersebut juga diterima Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Ir. Simon Aloysius Mantiri, Pemerintah Daerah Kabupaten Kebumen, Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Destry Damayanti, Dr. Safitri Siswono, Hadi Ismoyo, Muhammad Shabran Fauzani, Prof. Dr. Dra. Maryani Cyccu Tobing, serta Direktur Manajemen Proyek dan Energi Baru Terbarukan PT PLN (Persero) Dr. Ir. Suroso Isnandar.
ITB juga memberikan perhatian khusus kepada penerima penghargaan dari luar negeri, yakni Professor Zhang Baohua dan Professor Nicholas Rawlinson. Kehadiran keduanya mencerminkan semakin luasnya jejaring kolaborasi internasional ITB dalam bidang pendidikan, riset, teknologi, seni, dan inovasi.
Melalui penghargaan ini, ITB berharap sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah, dunia usaha, alumni, dan mitra strategis semakin kuat sehingga mampu melahirkan inovasi yang berdampak bagi pembangunan nasional dan kemajuan pendidikan tinggi teknik di Indonesia. (*/CHI)
Baca Juga: Patimban Siap Operasikan Terminal Peti Kemas, Perkuat Posisi sebagai Simpul Logistik Nasional















