Home Berita KSOP Patimban Perkuat Keselamatan Pelayaran

KSOP Patimban Perkuat Keselamatan Pelayaran

Share

SUBANG, LINTAS – Kantor Kesyahbandaran dan Otoritas Pelabuhan (KSOP) Kelas II Patimban terus memperkuat aspek keselamatan pelayaran dan konektivitas sebagai bagian dari upaya meningkatkan daya saing Pelabuhan Patimban.

Kepala Seksi Lalu Lintas dan Angkutan Laut dan Usaha Kepelabuhan KSOP Kelas II Patimban, Hadi S. Arif, mengatakan peningkatan aktivitas pelabuhan harus diimbangi dengan sistem keselamatan, keamanan, dan pelayanan yang memenuhi standar internasional.

“KSOP Patimban terus memperkuat keselamatan navigasi, keamanan pelabuhan, dan koordinasi layanan agar seluruh aktivitas pelabuhan berjalan tertib, aman, lancar, serta memenuhi standar internasional,” ujar Hadi saat diwawancarai Majalah Lintas, Selasa (30/6/2026).

Berbagai langkah dilakukan, mulai dari penguatan pengawasan lalu lintas kapal, termasuk melalui pemanfaatan sistem berbasis Automatic Identification System (AIS), hingga pemasangan Sarana Bantu Navigasi Pelayaran (SBNP) yang dijadwalkan berlangsung tahun ini. Selain itu, standar keamanan internasional ISPS Code juga terus diterapkan di kawasan pelabuhan.

Tol Akses Patimban

Di sisi lain, Hadi menilai penyelesaian jalan tol akses Patimban akan menjadi faktor penting dalam meningkatkan efisiensi logistik nasional.

“Pelabuhan yang baik tidak hanya membutuhkan fasilitas laut dan terminal, tetapi juga konektivitas darat yang kuat. Dengan adanya jalan tol akses Patimban, arus barang diharapkan menjadi lebih lancar, waktu tempuh semakin efisien, dan biaya logistik semakin kompetitif,” katanya.

Menurutnya, operasional jalan tol diharapkan mendorong peningkatan minat pengguna jasa dan aktivitas logistik, arus kendaraan logistik, sekaligus minat pelaku industri menggunakan Patimban sebagai pintu ekspor-impor.

Meski demikian, Hadi mengakui masih terdapat sejumlah tantangan, seperti pembangunan infrastruktur pendukung, penguatan ekosistem logistik, digitalisasi layanan, serta koordinasi lintas kementerian dan pemerintah daerah.

“Tantangan Patimban dijawab melalui penguatan konektivitas, peningkatan layanan, serta koordinasi lintas pemangku kepentingan. Pelabuhan ini tidak hanya menjadi tempat kapal bersandar, tetapi juga harus menjadi simpul logistik yang lengkap dan kompetitif,” ujarnya.

Di akhir wawancara, Hadi berharap dukungan seluruh pemangku kepentingan semakin diperkuat agar pengembangan Pelabuhan Patimban berjalan sesuai target.

“Harapan kami, ke depan dukungan dari seluruh stakeholder dapat semakin intensif, baik dari sisi koordinasi maupun percepatan pembangunan konektivitas menuju pelabuhan. Kami optimistis Patimban akan berkembang menjadi salah satu simpul logistik penting yang memperkuat konektivitas industri Indonesia dengan pasar nasional maupun internasional,” pungkasnya. (PAH/CHI/ROY)

Baca Juga: Tol Akses Patimban Dipercepat, Distribusi Logistik Jawa Barat Bakal Lebih Cepat

Oleh:

Share