Home Berita Tiga Sekolah Rakyat Jabar Segera Difungsikan, Ini Fasilitasnya

Tiga Sekolah Rakyat Jabar Segera Difungsikan, Ini Fasilitasnya

Share

JAKARTA, LINTAS – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) memastikan tiga Sekolah Rakyat di wilayah Jawa Barat 1, masing-masing di Kabupaten Sumedang, Indramayu, dan Cirebon, siap difungsikan secara bertahap untuk mendukung kegiatan belajar siswa.

Ketiga sekolah berasrama gratis tersebut merupakan bagian dari Program Prioritas Nasional Presiden Prabowo Subianto yang dirancang untuk memperluas kesempatan memperoleh pendidikan layak sekaligus menjadi salah satu upaya memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan.

Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo mengatakan, pembangunan Sekolah Rakyat tidak sekadar menyediakan tempat belajar, tetapi juga menghadirkan fasilitas pendidikan dan kehidupan yang layak bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera.

“Mereka yang selama ini tidak pernah merasakan sekolah bisa disekolahkan di sini. Bahkan bukan cuma disekolahkan, tapi dimuliakan,” kata Dody dikutip Selasa (11/8/2026).

Menurut dia, para siswa mendapatkan berbagai fasilitas yang menunjang proses pendidikan dan kehidupan sehari-hari, mulai dari buku, seragam, sepatu, makanan, hingga tempat tinggal di asrama.

“Dikasih fasilitas yang megah, dikasih buku, seragam, sepatu, makan, sampai tempat tidur di asrama. Jadi Pak Presiden Prabowo Subianto memuliakan anak-anak dari kalangan prasejahtera,” tutur Dody.

Pembangunan Masuk Tahap Finishing

Kementerian PU menyebut pembangunan tiga Sekolah Rakyat di Sumedang, Indramayu, dan Cirebon kini telah memasuki tahap finishing pada sejumlah bagian bangunan.

Penyempurnaan pekerjaan terus dilakukan untuk memastikan fasilitas sekolah dapat digunakan secara optimal. Dalam pelaksanaannya, Kementerian PU tetap memperhatikan aspek keselamatan, terutama karena aktivitas pembangunan berlangsung di lingkungan yang telah digunakan untuk kegiatan belajar-mengajar.

Untuk mempercepat penyelesaian pembangunan, sejumlah strategi diterapkan di lapangan. Di antaranya sistem kerja tiga shift, metode kerja paralel, serta penggunaan metal deck slab dengan wiremesh untuk mendukung percepatan pekerjaan konstruksi.

Strategi tersebut diharapkan dapat mempercepat penyelesaian bagian-bagian bangunan yang masih dalam tahap penyempurnaan tanpa mengurangi kualitas dan aspek keselamatan konstruksi.

Fasilitas Terpadu untuk Siswa dan Guru

Ketiga Sekolah Rakyat tersebut dikerjakan oleh PT Brantas Abipraya dan PT Uno Tanoh Seuramoh melalui kerja sama operasi (KSO). Pembangunan tidak hanya mencakup gedung sekolah, tetapi dirancang sebagai kawasan pendidikan terpadu dengan berbagai fasilitas pendukung.

Fasilitas yang disiapkan meliputi gedung sekolah, asrama siswa, rumah susun (rusun) guru, laboratorium, masjid, gedung serbaguna, kantin, dapur, instalasi air bersih, fasilitas pengolahan limbah, hingga sarana olahraga.

Konsep sekolah berasrama ini memungkinkan siswa memperoleh pendidikan sekaligus tempat tinggal dan berbagai kebutuhan dasar selama mengikuti proses pembelajaran. (CHI)

Baca Juga: Pertama diIndonesia, Jembatan Gantung di Lombok Ini Bisa Digeser Saat Kapal Melintas

Oleh:

Share