SEMARANG, LINTAS – Pemerintah akan menerapkan diskon tarif tol sekitar 30 persen pada periode mudik dan arus balik Hari Raya Idulfitri 1447 H/2026. Kebijakan ini disiapkan untuk mengurai potensi kepadatan kendaraan pada puncak arus mudik sekaligus mendorong masyarakat melakukan perjalanan lebih awal.
Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo mengatakan, kebijakan diskon tersebut bukan semata-mata untuk memberikan keringanan biaya perjalanan, melainkan strategi manajemen lalu lintas agar tidak terjadi penumpukan kendaraan berlebih di hari H.
“Pemberian diskon tarif tol ini pada prinsipnya untuk menghindari penumpukan kendaraan yang terlalu tinggi pada puncak arus mudik dan arus balik. Dengan adanya potongan tarif, kami berharap masyarakat bisa berangkat dan kembali lebih awal dari waktu prakiraan puncak,” ujar Dody, Senin (2/3/2026).
Distribusi Lalu Lintas Lebih Merata
Menurutnya, kebijakan ini juga diharapkan mendorong lebih banyak kendaraan roda empat menggunakan jalan tol, sehingga beban lalu lintas di jalan nasional non-tol dapat berkurang.
“Kita ingin distribusi lalu lintas lebih merata. Jika lebih banyak kendaraan menggunakan tol, maka ruas-ruas jalan nasional yang selama ini menjadi alternatif bisa lebih terkendali dan risiko kemacetan maupun kecelakaan dapat ditekan,” jelasnya.
Berlaku di 29 Ruas Tol di Empat Koridor
Secara keseluruhan, terdapat 29 ruas jalan tol yang akan menerapkan diskon tarif pada periode Lebaran 2026, yang tersebar di empat koridor utama, yakni:
- Koridor Jabodetabek: 4 ruas jalan tol
- Koridor Trans Jawa: 10 ruas jalan tol
- Koridor Non-Trans Jawa: 4 ruas jalan tol
- Koridor Trans Sumatera: 11 ruas jalan tol
Dody menambahkan, renana diskon tarif sebesar 30 persen tersebut berlaku untuk semua golongan kendaraan. Namun, potongan tarif hanya diberikan kepada pengguna jalan tol yang melakukan perjalanan jarak jauh (barrier gate to barrier gate) dengan metode pembayaran uang elektronik.
“Diskon berlaku untuk seluruh golongan kendaraan, dengan syarat transaksi menggunakan uang elektronik dan perjalanan dilakukan secara penuh dari gerbang masuk hingga gerbang keluar yang terintegrasi. Jika saldo tidak mencukupi atau sistem tidak dapat membaca asal perjalanan dan golongan kendaraan, maka diskon tidak berlaku,” tegasnya.
Jadwal Penerapan Diskon
Secara umum, diskon tarif tol akan diberlakukan selama empat hari, yang terbagi dalam dua periode, arus mudik pada 15–16 Maret 2026 dan arus balik yaitu 26–27 Maret 2026.
“Kami terus berkoordinasi dengan para badan usaha jalan tol dan instansi terkait agar pelaksanaan kebijakan ini berjalan lancar serta memberikan manfaat optimal bagi masyarakat,” tutur Dody. (CHI)
Baca Juga: Menjelang Mudik Lebaran, Menteri PU Siapkan Satgas untuk Cegah Banjir Rendam Rel Kereta
































