Home Berita Bendungan Way Apu Hampir Rampung, Siap Ubah Pertanian di Maluku

Bendungan Way Apu Hampir Rampung, Siap Ubah Pertanian di Maluku

Share

JAKARTA, LINTAS – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) terus mempercepat penyelesaian pembangunan Bendungan Way Apu di Kabupaten Buru, Provinsi Maluku. Proyek strategis ini diproyeksikan menjadi salah satu infrastruktur pendukung utama program swasembada pangan nasional sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di wilayah tersebut.

Hingga 20 Juni 2026, progres fisik pembangunan Bendungan Way Apu yang dikerjakan oleh Balai Wilayah Sungai (BWS) Maluku, Direktorat Jenderal Sumber Daya Air, telah mencapai 86,91 persen. Saat ini, pekerjaan difokuskan pada penyelesaian tahapan akhir menuju operasional penuh agar manfaat bendungan dapat segera dirasakan masyarakat.

Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo, mengatakan bahwa pembangunan bendungan merupakan bagian penting dalam mewujudkan ketahanan dan swasembada pangan nasional melalui penyediaan air yang andal untuk sektor pertanian.

“Kita sepakat bahwa infrastruktur sumber daya air sangat penting untuk mencapai swasembada pangan. Bendungan bukan hanya bangunan fisik untuk menampung air, tetapi bagian dari sistem yang memastikan ketersediaan air bagi lahan pertanian secara berkelanjutan melalui jaringan irigasi yang terintegrasi,” kata Dody dikutip Selasa (23/6/2026).

Bendungan Way Apu dirancang memiliki kapasitas tampung sebesar 50,05 juta meter kubik. Infrastruktur ini akan menjadi sumber air utama bagi pengembangan kawasan pertanian di Pulau Buru yang selama ini memiliki potensi besar di sektor pangan.

Melayani 10.562 Hektar Daerah Irigasi

Keberadaan bendungan tersebut nantinya akan melayani daerah irigasi seluas 10.562 hektar. Dengan dukungan pasokan air yang lebih terjamin, intensitas tanam petani diharapkan meningkat sehingga produktivitas pertanian dan hasil panen dapat lebih optimal.

Selain mendukung sektor pertanian, Bendungan Way Apu juga akan menyediakan air baku sebesar 0,550 meter kubik per detik untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dan menunjang berbagai aktivitas ekonomi di wilayah sekitarnya.

Manfaat lainnya adalah kemampuan bendungan dalam mengendalikan banjir. Bendungan Way Apu diperkirakan mampu mereduksi debit banjir hingga 394 meter kubik per detik, sehingga dapat mengurangi risiko banjir yang mengancam permukiman warga, lahan pertanian, maupun infrastruktur di kawasan hilir.

Tidak hanya berfungsi sebagai infrastruktur sumber daya air, kawasan Bendungan Way Apu juga disiapkan menjadi destinasi wisata baru di Maluku. Sejumlah fasilitas pendukung telah dibangun, mulai dari gardu pandang, viewpoint, area parkir, kawasan lanskap, hingga akses jalan menuju bendungan.

Pengembangan kawasan wisata tersebut diharapkan dapat membuka peluang usaha baru bagi masyarakat sekitar, mulai dari sektor kuliner, perdagangan, hingga jasa pariwisata yang berpotensi meningkatkan pendapatan warga setempat. (CHI)

Baca Juga: Libur Sekolah dan Nataru Makin Hemat, Pemerintah Gelontorkan Stimulus Transportasi Rp 2 Triliun

Oleh:

Share