JAKARTA, LINTAS – PT Hutama Karya (Persero) terus mempercepat pembangunan Akses Lubuk Alung pada Ruas Jalan Tol Pekanbaru–Padang Seksi Sicincin–Padang.
Setelah ruas utama Tol Padang–Sicincin beroperasi penuh 100 persen, perusahaan kini fokus menuntaskan akses sepanjang 2,4 kilometer tersebut guna meningkatkan konektivitas dan kemudahan mobilitas masyarakat Sumatera Barat.
Plt. Executive Vice President (EVP) Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Hamdani, menegaskan komitmen perusahaan untuk memastikan seluruh tahapan pembangunan berjalan sesuai target dengan pengawasan ketat.
“Kami berkomitmen menyelesaikan pembangunan Akses Lubuk Alung secara optimal dengan memperhatikan mutu pekerjaan serta penerapan aspek kesehatan dan keselamatan kerja di seluruh area proyek. Seluruh pekerjaan dilaksanakan sesuai standar konstruksi agar dapat memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat,” kata Hamdani dikutip dari web Hutama Karya, Rabu (20/5/2026).
Kedepankan Mutu Konstruksi
Hingga saat ini, progres pembangunan Akses Lubuk Alung telah mencapai 24,06 persen. Sejumlah pekerjaan konstruksi tengah berjalan, di antaranya timbunan badan jalan, bored pile Abutment 1 Jembatan Irigasi, slab overpass interchange, pembangunan box culvert, serta pekerjaan lean concrete di beberapa titik proyek.
Seluruh pekerjaan dilakukan bertahap dengan mengedepankan mutu konstruksi, ketepatan pelaksanaan, serta standar keselamatan kerja.
Keberadaan akses ini nantinya akan mempermudah pengguna jalan tol menuju kawasan Lubuk Alung dan sekitarnya. Selain itu, akses langsung antara Tol Padang–Sicincin dan pusat aktivitas di Lubuk Alung diharapkan mampu memperkuat konektivitas regional, khususnya pergerakan masyarakat dari dan menuju Kota Padang, Bukittinggi, hingga Pariaman.
Akses Lubuk Alung juga diproyeksikan mendukung aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat, mulai dari mobilitas harian, distribusi logistik, hingga akses ke kawasan permukiman, pusat perdagangan, dan berbagai destinasi di wilayah sekitar.
Pertumbuhan Wilayah
“Pembangunan akses ini merupakan bagian dari upaya Hutama Karya menghadirkan infrastruktur jalan tol yang tidak hanya menghubungkan antardaerah, tetapi juga memberikan nilai tambah bagi pertumbuhan wilayah yang dilalui,” tambah Hamdani.
Secara keseluruhan, pembangunan Jalan Tol Pekanbaru–Padang menjadi bagian penting jaringan Jalan Tol Trans Sumatera. Kehadirannya diharapkan mampu memperlancar mobilitas, mempersingkat waktu tempuh perjalanan, memperkuat distribusi logistik, serta mendorong pertumbuhan kawasan ekonomi baru di Pulau Sumatra. (CHI)
Baca Juga: 600 Ribu Kendaraan Padati Jalan Tol Trans Sumatera Saat Libur Panjang 14-17 Mei 2026
























