JAKARTA, LINTAS – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menuntaskan peningkatan Jalan Teuku Cik Di Tiro di Kecamatan Kemiling, Kota Bandar Lampung, melalui Program Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah Tahun 2025. Kehadiran jalan baru tersebut tidak hanya meningkatkan konektivitas masyarakat, tetapi juga membuka akses yang lebih mudah menuju berbagai destinasi wisata unggulan di kawasan Kemiling.
Sebelumnya, ruas Jalan Cik Di Tiro dikenal sempit dan hanya dapat dilalui satu kendaraan kecil secara bergantian. Kini, jalan tersebut telah diperlebar sehingga mampu dilintasi kendaraan besar, termasuk bus pariwisata, sehingga perjalanan wisatawan menuju kawasan perbukitan dan objek wisata alam menjadi lebih nyaman dan aman.
Peningkatan jalan ini merupakan bagian dari pelaksanaan Instruksi Presiden Nomor 11 Tahun 2025 tentang Percepatan Peningkatan Konektivitas Jalan Daerah dalam Mendukung Swasembada Pangan dan Energi. Program tersebut menjadi salah satu upaya pemerintah memperkuat konektivitas wilayah sekaligus mendukung pertumbuhan ekonomi berbasis potensi daerah.
Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo mengatakan pembangunan infrastruktur melalui Program Inpres Jalan Daerah dirancang agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
Distribusi
Menurut Dody, jalan yang semakin baik akan mempercepat distribusi hasil pertanian, memperlancar akses menuju pusat ekonomi dan kawasan wisata, sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Melalui Program Inpres Jalan Daerah ini, pemerintah memastikan rantai pasok pangan berjalan lancar dari hulu hingga hilir, dan menghubungkan langsung wilayah sentra produksi menuju pasar-pasar konsumsi secara jauh lebih efisien dan berkelanjutan. Dampaknya akan langsung terasa di lapangan, waktu tempuh distribusi menjadi lebih singkat, biaya angkut logistik dapat ditekan, serta risiko kerusakan hasil panen selama perjalanan dapat diminimalkan,” kata Dody, dikutip Rabu (1/7/2026).



Selain mendukung distribusi logistik, peningkatan Jalan Cik Di Tiro juga memperkuat sektor pariwisata Kota Bandar Lampung. Dari ruas jalan tersebut, wisatawan dapat mengakses sejumlah destinasi favorit di Kemiling, seperti Kampung Vietnam, Farm Day Mountain Side, Lengkung Langit, hingga Lembah Durian Farm Stable.
Dalam proyek tersebut, Kementerian PU membangun ruas sepanjang 928 meter dengan konstruksi rigid beton dua lajur selebar 15 meter. Jalan juga dilengkapi bahu jalan, trotoar berbahan batu alam, sistem drainase, serta lampu penerangan jalan umum untuk meningkatkan keselamatan dan kenyamanan pengguna.
Pembangunan Jalan Cik Di Tiro dibiayai melalui APBN Tahun Anggaran 2025 dengan nilai Rp 19,41 miliar dan telah selesai pada 10 Januari 2026.
Konektivitas
Selanjutnya, aset jalan akan diserahkan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Lampung kepada Pemerintah Kota Bandar Lampung sesuai kewenangan pengelolaannya.
Peningkatan ruas ini juga menjadi bentuk apresiasi pemerintah pusat kepada Pemerintah Kota Bandar Lampung yang sebelumnya meraih Juara III Kategori Pemerintah Kota pada Lomba Penilaian Kinerja Pemerintah Daerah Bidang Kebinamargaan dalam rangka Hari Jalan Tahun 2024.
Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana menyampaikan terima kasih atas dukungan pemerintah pusat melalui Program Inpres Jalan Daerah. Menurutnya, pembangunan Jalan Cik Di Tiro akan memberikan dampak besar terhadap mobilitas masyarakat sekaligus memperkuat sektor pariwisata daerah.
“Kami menyampaikan apresiasi kepada Kementerian PU atas pembangunan Jalan Cik Di Tiro melalui Program Inpres Jalan Daerah. Infrastruktur ini sejalan dengan komitmen Pemerintah Kota Bandar Lampung untuk menghadirkan konektivitas yang semakin baik, mendukung pengembangan kawasan wisata Kemiling, memperlancar mobilitas masyarakat, serta mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan warga,” kata Eva.
Jalan Teuku Cik Di Tiro merupakan salah satu ruas yang diresmikan Presiden Prabowo Subianto secara serentak di Kabupaten Sampang, Madura. Melalui Program Inpres Jalan Daerah, pemerintah terus memperkuat infrastruktur jalan di berbagai wilayah guna memperlancar mobilitas masyarakat, mendukung distribusi hasil produksi, serta mendorong tumbuhnya pusat-pusat ekonomi dan pariwisata di seluruh Indonesia. (CHI)
Baca Juga: Menteri Dody Bawa 4 Inisiatif Air Dunia Menuju “World Water Forum” 2027















