Home Berita Travoy Pandu Pemudik, Rest Area KM 57A Tol Jakarta–Cikampek Lengkapi Layanan

Travoy Pandu Pemudik, Rest Area KM 57A Tol Jakarta–Cikampek Lengkapi Layanan

Share

KARAWANG, LINTAS – Arus mudik Lebaran 2026 di ruas Tol Jakarta–Cikampek diperkirakan kembali meningkat seiring mobilitas masyarakat yang semakin tinggi. Untuk mendukung kelancaran perjalanan para pemudik, pengelola Rest Area KM 57A menyiapkan berbagai fasilitas layanan yang terintegrasi dengan teknologi informasi melalui aplikasi Travoy milik Jasa Marga.

Aplikasi Travoy menjadi salah satu asisten digital yang membantu pemudik mendapatkan informasi perjalanan secara real time, mulai dari kondisi lalu lintas tol, lokasi rest area, hingga informasi fasilitas yang tersedia di dalamnya. Dengan dukungan teknologi tersebut, pemudik dapat merencanakan titik istirahat secara lebih efektif selama perjalanan menuju kampung halaman.

Pengelola Rest Area KM 57A, Nawawi, menjelaskan bahwa pihaknya terus meningkatkan fasilitas dan layanan guna mengantisipasi lonjakan pemudik yang memanfaatkan rest area tersebut sebagai titik istirahat utama di jalur Tol Jakarta–Cikampek.

“Untuk Lebaran 2026 kami menambah fasilitas SPKLU. Tahun lalu hanya ada dari PLN, sekarang sudah ada tambahan dari BYD. Jadi pemudik yang menggunakan kendaraan listrik tidak perlu khawatir karena di dalam rest area sudah tersedia dua titik pengisian listrik,” ujar Nawawi, Senin (16/03/2025).

Pengelola Rest Area KM 57A, Nawawi. Lintas/Roy Afriansyah

Kehadiran fasilitas pengisian kendaraan listrik tersebut melengkapi berbagai layanan yang tersedia di rest area seluas sekitar tujuh hektare ini. Selain itu, tersedia pula layanan Pertamina Siaga yang memberikan berbagai pelayanan gratis bagi pemudik, mulai dari layanan kesehatan, ruang laktasi, hingga fasilitas pijat untuk membantu mengurangi kelelahan selama perjalanan jauh.

“Di Pertamina Siaga semua layanan diberikan secara gratis, mulai dari layanan kesehatan, ruang laktasi, hingga massage bagi pemudik yang kelelahan. Ini bisa dimanfaatkan oleh pemudik yang beristirahat di sini,” kata Nawawi.

Bengkel Resmi

Tidak hanya itu, Rest Area KM 57A juga menyediakan fasilitas bengkel resmi bagi pemudik yang membutuhkan pemeriksaan kendaraan. Bengkel Toyota dan Hyundai tersedia di lokasi tersebut, dilengkapi layanan pengecekan dan perawatan ban dari Dunlop.

“Kami menyediakan bengkel resmi seperti Toyota dan Hyundai. Pemudik bisa melakukan pengecekan kendaraan, balancing ban, hingga penggantian ban jika diperlukan,” jelasnya.

Untuk menampung kendaraan pemudik, rest area ini memiliki kapasitas parkir hingga sekitar 1.000 kendaraan kecil. Pengelola juga menerapkan pengaturan parkir secara bergantian agar pemudik yang baru tiba tetap mendapatkan kesempatan untuk beristirahat.

“Mayoritas kendaraan yang masuk saat puncak mudik adalah kendaraan kecil. Karena itu kami mengatur kantong parkir agar bisa menampung sekitar 1.000 kendaraan dan dilakukan pembatasan waktu parkir supaya pemudik bisa bergantian beristirahat,” ungkap Nawawi.

Personel Keamanan

Dari sisi keamanan, pengelola rest area menambah jumlah personel keamanan selama puncak arus mudik. Jika pada hari biasa terdapat tujuh petugas keamanan per shift, saat puncak mudik jumlahnya ditingkatkan menjadi 12 petugas per shift untuk menjaga keamanan dan ketertiban di area rest area.

“Ketika puncak arus mudik berlangsung kami menambah lima personel di setiap shift sehingga total menjadi 12 petugas keamanan per shift,” ujarnya.

Pengamanan dan pelayanan di Rest Area KM 57A juga didukung berbagai instansi, seperti kepolisian dari Polda Jawa Barat dan Polres Karawang, Dinas Kesehatan Karawang, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Basarnas, serta Pemadam Kebakaran. Kehadiran posko terpadu tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan keselamatan dan kenyamanan pemudik selama musim mudik Lebaran.

Menurut Nawawi, salah satu keunggulan Rest Area KM 57A adalah konsep layanan yang berusaha memenuhi berbagai kebutuhan pemudik dalam satu kawasan. Di area belakang masjid misalnya, tersedia sejumlah booth layanan yang menyediakan obat-obatan hingga perlengkapan bayi.

“Kami mencoba melengkapi kebutuhan pemudik. Ketika mereka masuk ke rest area untuk beristirahat, mereka tidak perlu bingung mencari kebutuhan seperti obat-obatan atau perlengkapan anak karena semuanya tersedia di sini,” katanya.

Ruang UMKM

Selain menghadirkan tenant merek nasional dan internasional, Rest Area KM 57A juga memberikan ruang bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk memasarkan produknya kepada para pemudik yang singgah.

Baca Juga: AirNav Indonesia Siap Kawal Lonjakan Penerbangan Lebaran 2026

Dengan dukungan fasilitas lengkap di rest area serta pemanfaatan teknologi melalui aplikasi Travoy, perjalanan mudik diharapkan menjadi lebih aman, nyaman, dan terencana. Manajemen Rest Area KM 57A pun berkomitmen terus melakukan evaluasi setiap tahun untuk meningkatkan kualitas pelayanan bagi para pemudik yang melintas di jalur tol utama tersebut.

“Kami berharap para pemudik yang beristirahat di Rest Area KM 57 benar-benar merasa nyaman dan terlayani. Setiap tahun kami melakukan evaluasi agar pelayanan kepada pemudik bisa terus ditingkatkan,” kata Nawawi. (ROY/PAH)

Oleh:

Share