Home Berita Strategi MRT Jakarta Angkut Banyak Penumpang

Strategi MRT Jakarta Angkut Banyak Penumpang

Share

JAKARTA, LINTAS — MRT Jakarta menyebut salah satu yang berkontribusi pada tingkat keterangkutan penumpang adalah strategi ‘Pull’ yang diterapkan.

Berdasarkan laman resmi MRT Jakarta disampaikan terdapat tujuh strategi Pull.

Pertama, angkutan pengumpan (feeder), kedua, loyalty poin dari berbagai metode pembayaran.

Ketiga, event dan atraksi di sekitar stasiun. Keempat, kemitraan kuliner, belanja, dan hiburan.

Kelima, wisata kota dan edukasi. Keenam, hunian sekitar stasiun, dan terakhir mobility management.

Penumpang disabilitas naik MRT Jakarta. | Dok. MRT Jakarta
Penumpang disabilitas naik MRT Jakarta. | Dok. MRT Jakarta

“Penerapan tersebut berkontribusi hingga 35,3 persen dari total angka keterangkutan MRT Jakarta,” tulis keterangan MRT Jakarta.

Baca juga: MRT Jakarta Kembali Catat Rekor Jumlah Penumpang pada Agustus 2023

Dijelaskan bahwa tingkat keterangkutan penumpang paling besar berasal dari kerja sama antara MRT Jakarta dengan operator feeder yang mencapai 20,36 persen sejak Januari 2022.

Kemudian program gaya hidup membantu tingkat keterangkutan mencapai 14,9 persen.

“Bahkan, peningkatan angka keterangkutan dapat mencapai 27 ribu penumpang per event seperti festival/konser musik atau pertandingan sepakbola,” tutup keterangan MRT Jakarta. (TNO)

Baca Juga: Liburan Sekolah Ajak Anak Naik MRT, Ini Parkir Terdekat

Share