Home Berita Sembilan Duplikasi Jembatan CH di Jawa Timur Dioperasionalkan 

Sembilan Duplikasi Jembatan CH di Jawa Timur Dioperasionalkan 

Share

JAKARTA, LINTAS – Dalam waktu hampir bersamaan,  Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyelesaikan penggantian/duplikasi 9 jembatan lama, Jembatan  Callender Hamilton (CH), yang berada dalam sistem jaringan jalan nasional dan jalur logistik utama di Provinsi Jawa Timur.

Pengoperasian 9 jembatan tersebut meningkatkan konektivitas, terutama menjelang libur Natal 2023 dan Tahun Baru 2024.

Lewat siaran pers yang diterima Lintas, Senin (18/12/2023), Staf Ahli Menteri PUPR Bidang Teknologi, Industri dan Lingkungan Endra S Atmawidjaja sekaligus Juru Bicara Kementerian PUPR mengatakan, pembangunan dan pemeliharaan jalan dan jembatan memiliki peranan penting sebagai tulang punggung ekonomi wilayah.

Jemabatan CH yang digantikan dengan jembatan permanen. | Dok KemenPUPR

“Konektivitas antarkawasan perlu terus dijaga bahkan ditingkatkan, salah satunya dengan penggantian jembatan yang sudah berumur tua agar aliran barang, jasa, dan manusia bisa lebih lancar dan efisien. Dengan konektivitas yang baik, diharapkan pertumbuhan ekonomi kawasan juga meningkat,” kata Endra.

Kesembilan jembatan di Jawa Timur yang telah selesai diperbarui adalah Jembatan Wirolegi di Kabupaten Jember yang menghubungkan Kabupaten Jember dan Banyuwangi. Kemudian, Jembatan Trisula Lama penghubung Kota Blitar dan Kabupaten Tulungagung.

Selanjutnya dua jembatan di Kabupaten Pacitan, yakni Jembatan Teleng di Jalan Raya Tompak Rinjing dan Jembatan Kangkung di Jalan Raya Pacitan-Trenggalek. Lalu, ada Jembatan Munjungan yang berada di Kecamatan Pogalan, Kabupaten Trenggalek.

Empat jembatan lainnya adalah Jembatan Ngujang di Kabupaten Tulungagung, Jembatan Bandar Ngalim di Kota Kediri, Jembatan Jetak di Kabupaten Bojonegoro,dan Jembatan Kalitakir di Kabupaten Banyuwangi.

Skema KPBU

Dijelaskan Endra, penggantian/duplikasi Jembatan Callender Hamilton di Jawa Timur merupakan salah satu proyek Kerja Sama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU) antara Kementerian PUPR melalui Direktorat Jenderal Bina Marga dan PT Baja Titian Utama sebagai Badan Usaha Pelaksana dan PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia (Persero) sebagai penjamin dengan masa pelaksanaan 2021-2023.

Khusus di Provinsi Jawa Timur, 9 jembatan dengan total penanganan 2.116 meter dikerjakan dengan biaya Rp 582 miliar.

Jembatan baru yang menggantikan Jemaban CH dilalui oleh kendaraan. | Dok. KemenPUPR

Skema KPBU dimaksud berupa ketersediaan layanan/availability payment dengan masa konsesi 12 tahun.

Penggantian/duplikasi jembatan CH ini berupa jembatan steel box girder, steel I girder beserta bangunan pelengkap (termasuk structural health monitoring system/SHMS) serta operasi dan pemeliharaan selama masa layanan.

Jembatan Callender Hamilton di Jawa Timur didesain secara ekonomis sehingga menghasilkan dimensi dari rangka batangnya relatif kecil bila dibandingkan dengan jembatan rangka baja tipe lainnya.

Endra berharap, dengan selesainya penggantian atau duplikasi Jembatan CH  juga dapat meningkatkan layanan transportasi jalan. Khususnya dalam mendukung kelancaran dan kenyamanan arus lalu lintas pada saat libur Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 di Jawa Timur. Termasuk akses menuju tempat-tempat wisata dan liburan keluarga.

Program penggantian jembatan dengan tipe CH ini merupakan bagian dari mitigasi risiko jembatan runtuh karena usia tua di atas 40 tahun, salah satunya karena dampak beban berlebih kendaraan (overloading). (*/HRZ)

Baca Juga: Menteri PUPR Setujui Prakarsa Pengusahaan Jembatan Layang Sitinjau Lauik dengan Skema KPBU

Oleh:

Share