Home Berita Penanganan Longsor Batu Tulis Dipercepat, DJKA dan PT KAI Pastikan Jalur Kereta Aman

Penanganan Longsor Batu Tulis Dipercepat, DJKA dan PT KAI Pastikan Jalur Kereta Aman

Share

JAKARTA, LINTAS – Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) Kementerian Perhubungan bersama PT Kereta Api Indonesia (Persero) bergerak cepat menangani dampak longsor di akses menuju Stasiun Batu Tulis, Kota Bogor.

Kolaborasi antara pemerintah dan operator ini dilakukan untuk menjamin keselamatan perjalanan kereta api serta memastikan aksesibilitas layanan transportasi publik tetap optimal bagi masyarakat.

Direktur Jenderal Perkeretaapian, Allan Tandiono, menegaskan bahwa aspek keselamatan menjadi prioritas utama dalam proses penanganan bencana. DJKA melalui Balai Teknik Perkeretaapian Kelas I Bandung (BTP Bandung) telah memulai langkah-langkah normalisasi secara bertahap di lokasi terdampak.

“Kami berkomitmen dan serius dalam percepatan penanganan longsor di Batu Tulis. Seluruh upaya kami fokuskan pada pemulihan akses dan kemudahan mobilitas masyarakat, tentunya dengan mengutamakan keselamatan,” ujar Allan saat meninjau lokasi di Bogor, Rabu (4/6/2025).

Batu Tulis dan Pembangunan Underpass

DJKA juga tengah mempercepat pembangunan underpass Batu Tulis sebagai bagian dari upaya mengurangi perlintasan sebidang yang rawan kecelakaan. Langkah ini sejalan dengan program nasional peningkatan keselamatan perkeretaapian.

Kepala BTP Bandung, Endang Setiawan, menjelaskan bahwa penanganan longsor dilakukan dalam dua tahap:

Tahap pertama: Fokus pada pembersihan material longsor dan penstabilan lereng di sekitar Jalan R. Saleh Danasasmita. Ditargetkan selesai dalam waktu kurang dari dua bulan.

Tahap kedua (ultimate): Akan dilaksanakan pada awal tahun 2026 dengan pendekatan struktural jangka panjang.

Penanganan ini melibatkan kerja sama dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Pemerintah Kota Bogor, dan PT KAI, melalui skema pembiayaan Infrastructure Maintenance and Operation (IMO).

Executive Vice President KAI Daop 1 Jakarta, Yuskal Setiawan, memastikan bahwa operasional kereta api tetap berjalan normal dan tepat waktu meski proses pemulihan sedang berlangsung.

“Kami mendukung penuh langkah DJKA dalam memulihkan kondisi di Batu Tulis. Hingga saat ini, seluruh perjalanan kereta api tetap beroperasi seperti biasa tanpa hambatan,” jelas Yuskal.

Baca Juga: Tiket Kereta Api Libur Idul Adha Ludes Diserbu Pemudik

Tak hanya fokus pada pemulihan dampak longsor, DJKA juga mendukung pengembangan kawasan Leuweung Batu Tulis, yang merupakan inisiatif Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Pemerintah Kota Bogor dalam menjaga kelestarian lingkungan sekaligus meningkatkan daya tarik kawasan.

Selain itu, proyek Skybridge Bogor Paledang terus dikebut dan ditargetkan mulai beroperasi pada pertengahan Juni 2025. Fasilitas ini diharapkan akan memperkuat konektivitas antarmoda dan kenyamanan penumpang kereta api di Kota Bogor. (CHI)

Oleh:

Share