JAKARTA, LINTAS – PT MRT Jakarta (Perseroda) memulai langkah strategis untuk meningkatkan kualitas layanan kepada pelanggan melalui pemutakhiran sistem pengumpulan tarif otomatis atau Automatic Fare Collection (AFC) di seluruh stasiun Fase 1 Lin Utara Selatan.
Komitmen tersebut ditandai dengan penandatanganan kontrak kerja sama antara PT MRT Jakarta (Perseroda) dan Consortium of Hitachi Rail Hong Kong Limited dan PT Softorb Technology Indonesia (CHS). Penandatanganan dilakukan oleh Direktur Konstruksi PT MRT Jakarta Weni Maulina, CEO Hitachi Rail Hong Kong Limited Nicolas Rabat, serta Direktur PT Softorb Technology Indonesia Rendy Ardilles.
Direktur Utama PT MRT Jakarta (Perseroda) Tuhiyat mengatakan, kerja sama tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan dalam meningkatkan keandalan sistem sekaligus memberikan pengalaman perjalanan yang lebih baik bagi masyarakat.
“Seiring meningkatnya jumlah pengguna MRT Jakarta dan persiapan operasional Fase 2A, pemutakhiran ini merupakan langkah penting untuk menghadirkan sistem pengumpulan tarif otomatis yang lebih modern dan terintegrasi,” kata Tuhiyat dikutip Rabu (28/7/2026).
Melalui proyek ini, MRT Jakarta akan memodernisasi sistem beserta perangkat AFC di 13 stasiun Fase 1. Salah satu perubahan yang akan diterapkan adalah penggunaan satu jenis pembaca kartu (reader) pada seluruh gerbang masuk (passenger gate) stasiun sehingga sistem menjadi lebih sederhana dan efisien.
Menurut Tuhiyat, pembaruan tersebut merupakan langkah strategis untuk menyelaraskan teknologi yang digunakan pada Fase 1 dengan sistem yang akan diterapkan di MRT Jakarta Fase 2A Lin Utara Selatan. Seluruh proses pemutakhiran sistem pembayaran di 13 stasiun ditargetkan selesai pada 2028.
Selain mendukung integrasi operasional, proyek ini juga menjadi bagian dari pengembangan Account Based Ticketing (ABT) di ekosistem MRT Jakarta. Sistem tersebut diharapkan mampu menghadirkan layanan pembayaran yang lebih praktis, cepat, aman, dan nyaman bagi pelanggan. (CHI)
Baca Juga: “Boarding” Tanpa Tiket, 1,68 Juta Penumpang Pilih “Face Recognition”















