JAKARTA, LINTAS – Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo meninjau langsung penanganan Sungai Babakan di Kabupaten Brebes, Jawa Tengah, Sabtu (28/3/2026) lalu, guna memastikan kondisi infrastruktur sumber daya air tetap terkendali pascabanjir yang melanda wilayah tersebut.
Dalam kunjungan tersebut, perhatian khusus diberikan pada Jembatan Sitanggal di ruas Jalan Jatibarang–Ketanggungan. Secara visual terlihat adanya indikasi retakan pada bagian jembatan, sementara arus sungai di bawahnya masih cukup deras sehingga diperlukan langkah mitigasi sejak dini.
“Langkah mitigasi harus segera dilakukan. Kita tidak menunggu sampai terjadi kerusakan yang lebih parah. Keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas utama,” ujar Dody dikutip Senin (30/3/2026).
Perlu Penanganan Terpadu
Berdasarkan koordinasi awal, Jembatan Sitanggal merupakan kewenangan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah. Kementerian PU mendorong penanganan dilakukan secara sinergis antara pemerintah pusat dan daerah.





Informasi awal dari pemerintah provinsi menunjukkan adanya kerusakan pada struktur dan lantai jembatan yang memerlukan penanganan lebih lanjut demi menjamin keselamatan pengguna jalan. Pemerintah daerah juga telah melakukan langkah awal seperti pemasangan rambu peringatan dan penanganan sementara pada permukaan jalan.
Dari sisi pusat, Kementerian Pekerjaan Umum akan memfokuskan penanganan pada aspek sungai yang berpotensi memengaruhi stabilitas jembatan. Salah satu opsi teknis yang disiapkan adalah pembangunan oprit dam untuk mengendalikan aliran air sekaligus memperkuat area sekitar struktur jembatan.
Desain teknis oprit dam akan disusun oleh Balai Teknik Sabo di bawah Direktorat Jenderal Sumber Daya Air, dengan mempertimbangkan karakteristik aliran sungai di lokasi.
Survei Lapangan Dilakukan
Sebagai tindak lanjut, BBWS Pemali Juana bersama BBPJN Jawa Tengah dan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah akan melakukan survei lapangan serta evaluasi teknis terpadu pada Senin (30/3/2026). Survei ini bertujuan menentukan langkah penanganan paling tepat dan cepat.
Sebelumnya, banjir di Brebes dipicu intensitas hujan tinggi di hulu Sungai Babakan yang menyebabkan peningkatan muka air hingga level waspada, ditambah sedimentasi di alur sungai yang memicu luapan. Saat ini banjir telah surut dan penanganan darurat sudah dilakukan di sejumlah titik terdampak.
Menteri Dody mengimbau pemerintah daerah segera menyampaikan kebutuhan penanganan secara resmi agar dukungan pemerintah pusat dapat diproses lebih cepat.
“Kita dorong kolaborasi yang kuat antara pemerintah pusat dan daerah, sehingga setiap potensi risiko terhadap infrastruktur dapat ditangani secara cepat, tepat, dan menyeluruh,” tegasnya. (*/CHI)
Baca Juga: 16 Rangkaian KRL INKA Segera Beroperasi, Target Mulai Juli–Agustus 2026































