JAKARTA, LINTAS – PT Jasa Marga melalui Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional kembali melaksanakan program pemeliharaan berkala di Ruas Tol Cipularang dan Padaleunyi sejak 12–18 Juli 2026.
Pemeliharaan ini bertujuan menjaga kualitas infrastruktur jalan tol agar tetap memenuhi Standar Pelayanan Minimal (SPM), sekaligus memberikan perjalanan yang aman, nyaman, dan lancar bagi pengguna jalan.
Pekerjaan meliputi rekonstruksi perkerasan jalan, perbaikan pembatas jalan (concrete barrier), hingga pengecatan marka di sejumlah titik strategis pada kedua ruas tol tersebut. Seluruh pekerjaan dilakukan dengan tetap mengedepankan aspek keselamatan kerja dan kenyamanan pengguna jalan.
Senior Manager Representative Office 3 Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional, Agus Susilo, mengatakan pemeliharaan rutin merupakan bagian dari komitmen Jasa Marga dalam menjaga keandalan jalan tol sebagai jalur utama mobilitas masyarakat maupun distribusi logistik.
“Program pemeliharaan ini merupakan upaya berkelanjutan Jasa Marga untuk memastikan kondisi jalan tol tetap optimal sehingga pengguna jalan dapat menikmati perjalanan yang aman, nyaman, dan lancar. Seluruh pekerjaan dilaksanakan dengan memperhatikan aspek keselamatan serta meminimalkan dampaknya terhadap arus lalu lintas,” kata Agus Susilo, dikutip Selasa (14/7/2026).
Ia menjelaskan, selama proses pekerjaan berlangsung, Jasa Marga telah menyiapkan berbagai langkah mitigasi, mulai dari pemasangan rambu-rambu, pengamanan area kerja, hingga pengaturan lalu lintas sesuai prosedur operasional yang berlaku.
Arah Jakarta
Di Ruas Tol Cipularang, pekerjaan mencakup rekonstruksi perkerasan di sejumlah titik arah Bandung maupun Jakarta, perbaikan concrete barrier, serta pengecatan marka jalan yang tersebar di puluhan lokasi.
Agus menjelaskan di Ruas Tol Padaleunyi, pekerjaan dilakukan pada beberapa off ramp menuju Cileunyi, termasuk Off Ramp Buah Batu, Mohammad Toha, Kopo, dan Pasteur. Selain itu, pemeliharaan juga meliputi rekonstruksi perkerasan, perbaikan pembatas jalan di area median, serta pengecatan marka jalan dan rumble strip.
“Selama pekerjaan berlangsung, lajur yang menjadi lokasi pemeliharaan akan ditutup sementara. Namun demikian, lajur lainnya tetap dioperasikan sehingga arus lalu lintas diharapkan tetap berjalan normal,” tutur Agus.
Jasa Marga mengimbau pengguna jalan untuk mengantisipasi waktu perjalanan, memilih rute alternatif apabila diperlukan, serta memastikan saldo kartu uang elektronik mencukupi sebelum memasuki jalan tol.
Selain itu, pengguna jalan juga diminta selalu mematuhi rambu lalu lintas, mengurangi kecepatan saat melintasi area pekerjaan, menjaga jarak aman antar kendaraan, dan mengikuti arahan petugas di lapangan demi keselamatan bersama.
Pemeliharaan yang berlangsung hingga 18 Juli 2026 ini diharapkan dapat semakin meningkatkan kualitas layanan Ruas Tol Cipularang dan Padaleunyi sebagai koridor utama penghubung Jakarta, Bandung, dan wilayah sekitarnya. (CHI)
Baca Juga: KRL Lintas Bogor Jadi yang Pertama Gunakan Teknologi Nanoe X, Udara Kabin Lebih Bersih















