Home Berita Pemeliharaan Tol Cipularang dan Padaleunyi Hingga 10 Juni, Sejumlah Lajur Ditutup

Pemeliharaan Tol Cipularang dan Padaleunyi Hingga 10 Juni, Sejumlah Lajur Ditutup

Share

JAKARTA, LINTAS – PT Jasa Marga (Persero) Tbk kembali melakukan pemeliharaan infrastruktur secara berkala di Ruas Tol Cipularang dan Padaleunyi guna memastikan kondisi jalan tetap optimal, aman, dan nyaman bagi pengguna jalan.

Kegiatan pemeliharaan yang meliputi rekonstruksi perkerasan serta pekerjaan Scrapping, Filling, dan Overlay (SFO) tersebut merupakan bagian dari upaya perusahaan dalam memenuhi Standar Pelayanan Minimal (SPM) jalan tol sekaligus menjaga kualitas dan keandalan infrastruktur yang dikelola.

Senior Manager Representative Office 3 Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division, Agus Susilo, mengatakan bahwa pemeliharaan jalan merupakan langkah preventif yang rutin dilakukan untuk mempertahankan kualitas perkerasan jalan tol dan mendukung kelancaran mobilitas masyarakat.

“Melalui pekerjaan pemeliharaan ini, Jasa Marga berupaya memastikan kondisi jalan tol tetap optimal sehingga dapat terus mendukung kelancaran mobilitas masyarakat. Seluruh pekerjaan dilaksanakan dengan memperhatikan aspek keselamatan serta disertai pengaturan lalu lintas yang memadai guna meminimalkan gangguan terhadap pengguna jalan,” kata Agus dikutip Senin (1/6/2026).

Hingga 10 Juni 2026

Pekerjaan pemeliharaan dilaksanakan oleh Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division melalui Representative Office 3 bersama PT Jasamarga Tollroad Maintenance (JMTM). Kegiatan dimulai sejak Minggu (31/5/2026) pukul 24.00 WIB dan berlangsung secara bertahap hingga 10 Juni 2026 di sejumlah titik strategis.

Di Ruas Tol Cipularang arah Bandung, pekerjaan rekonstruksi perkerasan dilakukan pada lajur 1 di KM 71+508 hingga KM 94+688 yang tersebar di lima titik pekerjaan. Pekerjaan ini berlangsung hingga 10 Juni 2026 pukul 14.00 WIB.

Sementara itu, di Ruas Tol Padaleunyi, rekonstruksi perkerasan dilakukan pada sejumlah lokasi, antara lain Gardu Tol 4 On Ramp Buah Batu, Off Ramp Padalarang, On Ramp Padalarang, Off Ramp Mohammad Toha, akses keluar Cileunyi, serta beberapa lajur di Gerbang Tol Cileunyi.

Selain rekonstruksi perkerasan, Jasa Marga juga melakukan pekerjaan SFO di beberapa titik, di antaranya lajur 3 arah Cileunyi pada KM 143+200 hingga KM 148+808, Ramp 1 Buah Batu, lajur 2 arah Padalarang di KM 143+760 hingga KM 143+571, serta Exit Buah Batu.

Lajur Ditutup Sementara

“Selama pekerjaan berlangsung, lajur yang menjadi area pekerjaan untuk sementara tidak dapat dilintasi kendaraan. Meski demikian, lajur lainnya tetap beroperasi sehingga arus lalu lintas di kedua ruas tol tersebut tetap dapat berjalan,” tutur Agus.

Menurut Agus, Jasa Marga memastikan seluruh pekerjaan dilaksanakan sesuai prosedur keselamatan kerja. Berbagai upaya mitigasi juga telah disiapkan, mulai dari pengaturan lalu lintas, pemasangan rambu-rambu, hingga penempatan petugas di lapangan untuk membantu kelancaran perjalanan pengguna jalan.

“Jasa Marga menyampaikan permohonan maaf atas potensi ketidaknyamanan yang mungkin dirasakan pengguna jalan. Pengendara diimbau untuk mengantisipasi waktu perjalanan, mematuhi rambu dan arahan petugas, mengurangi kecepatan saat melintasi area pekerjaan, serta memastikan saldo kartu elektronik mencukupi sebelum memasuki jalan tol,” kata dia.

Pengguna jalan juga dapat memperoleh informasi lalu lintas terkini melalui One Call Center 24 jam di nomor 133, aplikasi Travoy, situs resmi Jasa Marga, maupun media sosial resmi Jasamarga Metropolitan Tollroad Regional Division. (CHI)

Baca Juga: Arus Balik Idul Adha Memuncak, 41 Ribu Penumpang Tiba di Jakarta Naik Kereta

Oleh:

Share