JAKARTA, LINTAS – Direktur Jenderal Sumber Daya Air (SDA) Kementerian Pekerjaan Umum, Arnold Aristoteles Paplapna Ritiauw, melakukan kunjungan kerja ke Pusat Pengendalian Lumpur Sidoarjo (PPLS), Kabupaten Sidoarjo belum lama ini. Kunjungan tersebut bertujuan memastikan pelaksanaan pengendalian lumpur berjalan efektif sekaligus meninjau kondisi tanggul waduk lumpur agar tetap aman.
Dalam kunjungan itu, Arnold meninjau berbagai kegiatan operasional PPLS yang selama ini menjadi bagian dari upaya pengendalian dampak lumpur Sidoarjo. Ia juga memastikan langkah-langkah pemeliharaan tanggul terus dilakukan untuk menjaga keselamatan masyarakat dan lingkungan sekitar.
Pada arahannya, Arnold menekankan pentingnya penyusunan kajian teknis yang komprehensif mengenai umur keamanan tanggul. Kajian tersebut dinilai menjadi dasar penting dalam menentukan kebijakan dan langkah strategis yang berkelanjutan dalam pengelolaan lumpur Sidoarjo di masa mendatang.
Selain itu, ia meminta agar seluruh upaya menjaga keamanan tanggul terus dievaluasi dan diperkuat berdasarkan hasil kajian teknis yang akurat. Menurutnya, pengelolaan kawasan lumpur harus didukung oleh data dan analisis yang dapat dipertanggungjawabkan sehingga mampu meminimalkan risiko di masa depan.
Arnold juga mengingatkan seluruh jajaran PPLS untuk terus menjaga kekompakan dan memperkuat sinergi dalam menjalankan tugas. Ia mendorong seluruh pegawai mengedepankan semangat bekerja cerdas, bekerja cepat, dan bekerja ikhlas demi memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
Pengendalian Lumpur Sidoarjo
Sementara itu, Kepala Pusat Pengendalian Lumpur Sidoarjo (PPLS), Darwis Daraba, memaparkan sejumlah kegiatan yang telah dan sedang dilaksanakan sebagai bagian dari upaya pengendalian lumpur Sidoarjo.
Ia menjelaskan bahwa terkait rembesan yang ditemukan pada beberapa bagian tanggul waduk lumpur, PPLS masih melakukan investigasi untuk mengidentifikasi penyebabnya. Hasil investigasi tersebut akan menjadi dasar dalam menentukan metode penanganan yang tepat sesuai dengan standar teknis.
“Selama proses investigasi berlangsung, pemantauan terhadap kondisi tanggul terus dilakukan secara intensif untuk memastikan stabilitas tanggul tetap terjaga,” ujar Darwis dikutip dari web SDA pada Senin (13/7/2026).
Darwis juga menyampaikan apresiasi kepada Direktur Jenderal SDA atas kunjungan dan arahan yang diberikan. Menurutnya, berbagai masukan tersebut menjadi motivasi bagi seluruh jajaran PPLS untuk terus meningkatkan kinerja dalam menjaga keamanan kawasan serta memastikan seluruh program penanganan lumpur berjalan lebih efektif dan tepat waktu. (CHI)
Baca Juga: Kementerian PU akan Bangun Jalan 12,65 Km di Banda Neira Lewat Program IJD















