Home Berita Kementerian PU Percepat Pembangunan Sekolah Rakyat Jawa Timur 1, Ditarget Rampung Juni 2026

Kementerian PU Percepat Pembangunan Sekolah Rakyat Jawa Timur 1, Ditarget Rampung Juni 2026

Share

JAKARTA, LINTAS – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mempercepat pembangunan permanen Sekolah Rakyat (SR) Provinsi Jawa Timur 1 sebagai bagian dari upaya pemerintah memperluas akses pendidikan berkualitas sekaligus memutus mata rantai kemiskinan melalui penguatan sumber daya manusia.

Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan, pembangunan Sekolah Rakyat merupakan wujud nyata komitmen pemerintah dalam menghadirkan infrastruktur pendidikan yang layak, aman, dan berkelanjutan bagi masyarakat, khususnya kelompok rentan.

“Penyediaan infrastruktur pendidikan yang memadai menjadi fondasi penting untuk mencetak generasi yang unggul dan berdaya saing. Kementerian PU memastikan fasilitas Sekolah Rakyat dibangun secara cepat, tepat, dan berkualitas agar segera dapat dimanfaatkan,” ujar Dody dikutip Senin (9/2/2026).

Berada di Lima Lokasi

Pembangunan permanen Sekolah Rakyat Provinsi Jawa Timur 1 dilaksanakan di lima lokasi, yakni Kabupaten Gresik, Kabupaten Tuban, Kabupaten Sampang, Kabupaten Jombang, serta Kota Surabaya. Proyek strategis ini didanai melalui APBN Tahun Anggaran 2025–2026 dengan total nilai sekitar Rp 1,165 triliun, termasuk PPN, dan dikerjakan oleh penyedia jasa Waskita–CAG KSO.

Sekolah Rakyat Provinsi Jawa Timur 1 dirancang dengan konsep kawasan pendidikan terpadu yang tidak hanya mendukung kegiatan belajar mengajar, tetapi juga menyediakan fasilitas hunian dan penunjang kehidupan siswa dan tenaga pendidik.

Fasilitas yang dibangun meliputi gedung sekolah untuk jenjang SD, SMP, dan SMA, asrama siswa putra dan putri, asrama guru, gedung serbaguna, masjid dan gedung ibadah, lapangan olahraga, lapangan upacara, kantin, ruang terbuka hijau, hingga sistem pengolahan air limbah (IPAL).

Ditarget Rampung Juni 2026

Kontrak pekerjaan pembangunan telah ditandatangani pada 28 November 2025. Proyek ini ditargetkan rampung pada akhir Juni 2026, sehingga kegiatan belajar mengajar di Sekolah Rakyat Provinsi Jawa Timur 1 dapat dimulai pada tahun ajaran 2026–2027.

Secara nasional, pembangunan Sekolah Rakyat Tahap II dilaksanakan di 104 lokasi yang tersebar di 32 provinsi serta 102 kabupaten dan kota di seluruh Indonesia. Program ini ditargetkan mampu menampung sekitar 112.320 siswa dengan total 3.744 rombongan belajar (rombel), yang terdiri dari 1.872 rombel SD, 936 rombel SMP, dan 936 rombel SMA.

“Melalui percepatan pembangunan ini, kami berharap Sekolah Rakyat dapat menjadi motor penggerak pemerataan pendidikan sekaligus sarana peningkatan kualitas hidup masyarakat di berbagai daerah,” tutur Dody. (*/CHI)

Baca Juga: Pembangunan Hunian Darurat Tapanuli Selatan Dipercepat

Oleh:

Share