Nusa Tenggara Timur, Lintas – Kementerian Perhubungan (Kemenhub), melalui Direktorat Jenderal (Ditjen) Perhubungan Laut, memberikan bantuan 1.000 paket bahan kebutuhan pokok kepada nelayan Labuan Bajo. Para nelayan dinilai telah mendukung kelancaran Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Ke-42 ASEAN di Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT).
Simbolisasi penyerahan 1.000 paket bahan kebutuhan pokok itu dilakukan oleh Direktur Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP) Rivolindo di Terminal Multipurpose Wae Kelambu, Labuan Bajo, Selasa (9/5/2023). Wakil Bupati Manggarai Barat Yulianus Weng turut hadir dalam simbolisasi tersebut.
Peran para nelayan sangat besar dalam menciptakan ketertiban perairan selama perhelatan KTT Ke-42 ASEAN.
Rivolindo mengucapkan terima kasih atas kerja sama yang baik antara para nelayan dan instansi terkait dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan kelancaran selama perhelatan acara KTT Ke-42 ASEAN.
“Semoga bantuan ini bermanfaat bagi para nelayan di wilayah Labuan Bajo. Kami juga mengapresiasi para nelayan yang telah membantu menjaga keamanan, ketertiban. dan kelancaran acara, serta menunjukkan solidaritas yang tinggi dari masyarakat nelayan Labuan Bajo,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Selasa (9/5/2023).
Ditjen Perhubungan Laut berharap, kebersamaan dan dukungan dari para nelayan terus terjaga di masa depan. Para nelayan juga diharapkan dapat terus berkontribusi dalam menjaga keamanan dan kelancaran kegiatan di wilayah Labuan Bajo.
Kapal Patroli dan Personel
Ditjen Perhubungan Laut, melalui Direktorat Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai (KPLP), telah menyiagakan dua unit kapal patroli KPLP dan sejumlah personel selama KTT Ke-42 ASEAN berlangsung.
Kapal patroli yang diterjunkan adalah Kapal Patroli KPLP KN Chundamani P.116. Kapal ini dimiliki oleh Pangkalan PLP Kelas II Tanjung Perak. Selain itu, ada pula KN Jembio milik Pangkalan PLP Kelas I Tanjung Priok.
Selain memberikan dukungan dua kapal patroli KPLP untuk menjaga perairan Labuan Bajo, Kementerian Perhubungan menugaskan PT Pelni menyiapkan kapal KM Sinabung. Kapal berkapasitas 2.000 penumpang ini dijadikan sebagai akomodasi terapung bagi para tamu negara, media asing, maupun panitia pelaksana tanpa dipungut biaya.
Kemenhub juga menyiapkan sarana dan prasarana kepelabuhanan dalam menyambut kapal-kapal yang sandar di Pelabuhan Labuan Bajo, seperti KRI, Kapal Rumah Sakit, yacht, dan lain-lain. (BAS)































