Home Berita Jasa Marga Siaga 24 Jam Amankan Jalan Tol Saat Libur Panjang 14-17 Mei 2026

Jasa Marga Siaga 24 Jam Amankan Jalan Tol Saat Libur Panjang 14-17 Mei 2026

Share

JAKARTA, LINTAS – Menjelang libur panjang Kenaikan Yesus Kristus pada 14–17 Mei 2026, PT Jasa Marga (Persero) Tbk memastikan seluruh layanan preservasi jalan tol siaga 24 jam. Langkah ini dilakukan untuk menjaga keamanan dan kenyamanan pengguna jalan di tengah cuaca dinamis serta curah hujan tinggi di sejumlah wilayah.

Direktur Utama Jasa Marga Rivan A. Purwantono menjelaskan kesiapan infrastruktur menjadi prioritas utama perusahaan melalui pemenuhan Standar Pelayanan Minimal (SPM).

“Jalan tol bukan hanya sekadar infrastruktur konektivitas, melainkan ruang publik yang harus menjamin keselamatan pengguna jalan. Melalui pendekatan preservasi yang proaktif dan responsif selama 24 jam, kami berkomitmen menjaga kondisi jalan tetap optimal,” ujarnya dikutip Rabu (13/5/2026).

Direktur Utama PT Jasa Marga, Rivan A Purwantono. Dok/PT Jasa Marga

Antisipasi Kerusakan akibat Cuaca dan Beban Kendaraan

Jasa Marga menilai potensi kerusakan permukaan jalan meningkat akibat kombinasi curah hujan tinggi dan beban kendaraan berat, terutama kendaraan Over Dimension Over Loading (ODOL). Untuk itu, perusahaan mempercepat program preservasi melalui pemeliharaan rutin, berkala, hingga peningkatan kualitas jalan di seluruh ruas operasional.

Sebagai strategi jangka panjang, Jasa Marga mengedepankan preservasi preventif, yakni perawatan sebelum kerusakan signifikan terjadi. Upaya ini mencakup pemantauan berkala kondisi perkerasan, perbaikan retak halus agar air tidak meresap ke lapisan bawah, hingga penguatan struktur jalan pada titik rawan beban berat.

Target Perbaikan Lubang Kurang dari 24 Jam

Selain langkah preventif, Jasa Marga menyiagakan tim preservasi 24 jam untuk memantau kondisi jalan tol secara real time. Percepatan deteksi kerusakan didukung teknologi digital seperti Hawkeye Smart Inspection Car yang memetakan kondisi jalan secara presisi.

Data teknologi tersebut dipadukan dengan pemantauan Jasa Marga Tollroad Command Center (JMTC), patroli lapangan, serta laporan pengguna melalui aplikasi Travoy. Dengan sistem ini, penanganan lubang jalan ditargetkan selesai kurang dari 24 jam sejak terdeteksi.

“Tim kami bekerja shift 24 jam untuk memastikan tidak ada gangguan infrastruktur yang menghambat perjalanan pengguna jalan selama periode libur panjang,” tambah Rivan.

Kesiagaan juga mencakup pemantauan titik rawan genangan. Jasa Marga melakukan pembersihan dan normalisasi saluran drainase serta kolam tampungan air (long storage) secara intensif.

“Langkah ini penting untuk menjaga kapasitas aliran air tetap optimal, sehingga meminimalkan risiko genangan yang dapat mempercepat kerusakan jalan dan mengganggu arus lalu lintas,” kata Rivan. (CHI)

Baca Juga: Ada Pekerjaan Jalan di KM 28 Tol Japek, Simak Rekayasa Lalu Lintasnya

Oleh:

Share