Home Fitur Libur Sekolah, Satu Nomor untuk Semua Kebutuhan di Jalan Tol

Libur Sekolah, Satu Nomor untuk Semua Kebutuhan di Jalan Tol

Share

Saat musim libur sekolah tiba, jutaan keluarga biasanya memanfaatkan waktu untuk berwisata atau pulang kampung. Di tengah meningkatnya mobilitas tersebut, informasi perjalanan yang cepat dan akurat menjadi salah satu kebutuhan utama para pengguna jalan.

Menyambut periode libur sekolah Juni–Juli 2026, PT Jasa Marga (Persero) Tbk memperkuat layanan One Call Center 133 sebagai pusat informasi dan bantuan yang dapat diakses pengguna jalan tol kapan saja. Kehadiran layanan ini menjadi bagian dari transformasi layanan Jasa Marga untuk menghadirkan perjalanan yang lebih aman, nyaman, dan bebas dari ketidakpastian.

Bagi pengguna jalan, One Call Center 133 bukan hanya berfungsi saat terjadi kondisi darurat. Sebelum perjalanan dimulai, masyarakat juga dapat memanfaatkan layanan ini untuk memperoleh informasi mengenai kondisi lalu lintas terkini, tarif tol, hingga rekayasa lalu lintas yang diberlakukan secara situasional di sejumlah ruas jalan tol.

Direktur Utama Jasa Marga, Rivan A. Purwantono, mengatakan bahwa perusahaan terus berupaya menghadirkan layanan yang berorientasi pada kebutuhan pelanggan. Menurutnya, kemudahan memperoleh informasi menjadi salah satu faktor penting dalam menciptakan perjalanan yang lancar dan menyenangkan.

“Jasa Marga senantiasa berupaya menghadirkan layanan yang berorientasi pada kebutuhan pelanggan. Melalui One Call Center 133, kami ingin memastikan masyarakat memperoleh akses informasi yang jelas, konsisten, dan mudah diakses saat sebelum, selama, maupun setelah perjalanan. Hal ini penting untuk mendukung kelancaran mobilitas dan menciptakan perjalanan yang lancar, aman dan nyaman,” kata Rivan dikutip Senin (15/6/2026).

Terintegrasi

Di balik layanan tersebut, Jasa Marga mengoperasikan sistem yang terintegrasi dengan Jasamarga Tollroad Command Center (JMTC), pusat kendali lalu lintas berbasis teknologi yang memantau kondisi jalan tol secara real-time. Integrasi ini memungkinkan petugas call center memberikan informasi yang lebih cepat dan akurat terkait kondisi lalu lintas, status lajur, maupun estimasi penanganan gangguan di lapangan.

Tak hanya melalui sambungan telepon, hasil pemantauan dan pengolahan data JMTC juga dapat diakses masyarakat melalui aplikasi Travoy. Dengan demikian, pengguna jalan memiliki pilihan untuk memperoleh informasi secara mandiri langsung dari ponsel mereka.

Transformasi layanan ini semakin diperkuat sejak Maret 2026, ketika Jasa Marga resmi mengganti nomor layanan pelanggan dari 14080 menjadi 133. Nomor baru tersebut dipilih karena lebih singkat, mudah diingat, dan lebih praktis digunakan, terutama dalam situasi yang membutuhkan respons cepat.

Menariknya, pemilihan angka 133 juga mempertimbangkan kemudahan penggunaan pada telepon maupun smartphone. Posisi angka 1 dan 3 yang berada sejajar di bagian atas keypad dinilai memudahkan pengguna melakukan panggilan dengan cepat sekaligus meminimalkan risiko salah menekan nomor.

Tren Positif

Respons masyarakat terhadap layanan ini pun menunjukkan tren yang positif. Hingga Mei 2026, One Call Center 133 telah menerima dan menangani sebanyak 99.029 interaksi pelanggan. Bahkan pada periode puncak arus mudik dan balik Idulfitri 2026, jumlah interaksi meningkat hingga 120,51 persen dibandingkan periode normal.

Tingginya angka tersebut menjadi gambaran bahwa layanan 133 semakin dikenal dan dipercaya sebagai sumber informasi utama bagi pengguna jalan tol. Menurut Rivan, pengalaman selama periode Idulfitri menjadi bekal penting bagi perusahaan dalam menghadapi lonjakan perjalanan pada musim libur sekolah tahun ini.

“Lonjakan interaksi yang signifikan saat Idulfitri lalu menunjukkan betapa krusialnya kepastian informasi bagi masyarakat. Memasuki periode libur sekolah pada Juni dan Juli 2026 ini, Jasa Marga berkomitmen untuk terus bersiaga penuh. Melalui integrasi ekosistem digital yang modern, kami siap memastikan setiap pengguna jalan memperoleh pelayanan yang responsif, cepat, dan sesuai dengan kebutuhan mereka,” tutur Rivan.

Di tengah tingginya aktivitas perjalanan selama libur sekolah, keberadaan One Call Center 133 menjadi lebih dari sekadar layanan pelanggan. Nomor ini hadir sebagai teman perjalanan yang membantu pengguna jalan mendapatkan informasi, kepastian, dan rasa tenang sepanjang perjalanan di jalan tol. (CHI)

Baca Juga: Penumpang Kereta Api Bersubsidi Tembus 7,8 Juta, Ini Penyebabnya

Oleh:

Share