Home Berita Hutama Karya Teken Komitmen Jaga Mutu Konstruksi Jalan Tol

Hutama Karya Teken Komitmen Jaga Mutu Konstruksi Jalan Tol

Share

JAKARTA, LINTAS – PT Hutama Karya (Persero) berkomitmen menjaga kualitas konstruksi jalan tol sesuai standar teknis dan pelayanan melalui penandatanganan Lembar Komitmen Pemenuhan Mutu Konstruksi Jalan Tol bersama Kementerian Pekerjaan Umum (PU) pada pekan lalu.

Penandatanganan yang diselenggarakan Direktorat Jenderal Bina Marga tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan pembangunan infrastruktur jalan tol memenuhi spesifikasi teknis, standar kualitas, serta ketentuan yang berlaku.

Langkah ini juga sejalan dengan Asta Cita Pemerintah dalam mendorong pembangunan infrastruktur berkualitas dan berkelanjutan untuk memperkuat konektivitas serta pemerataan ekonomi antardaerah.

Kegiatan tersebut dihadiri Direktur Jenderal Bina Marga Roy Rizali Anwar, Plt. Sekretaris Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) Ira Ariani Chaerunisa, Direktur Jalan Bebas Hambatan Dedy Gunawan, Direktur Operasi III Hutama Karya Iwan Hermawan, serta perwakilan Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) dan penyedia jasa.

Melalui komitmen ini, seluruh pihak sepakat menjaga mutu konstruksi sejak tahap perencanaan, pelaksanaan pembangunan, hingga jalan tol beroperasi dan digunakan masyarakat. Pengawasan dan pengendalian mutu menjadi bagian penting untuk mempertahankan keandalan infrastruktur sekaligus memastikan hasil pembangunan sesuai standar yang ditetapkan.

Pemenuhan mutu konstruksi juga berkaitan dengan pencapaian Service Level Agreement (SLA), yakni acuan kualitas dan tingkat pelayanan jalan tol. Kualitas pembangunan yang terjaga diharapkan dapat mendukung pemenuhan standar pelayanan, terutama terkait kondisi jalan, keselamatan, kenyamanan, serta keandalan fasilitas pendukung selama masa operasional.

Direktur Operasi III Hutama Karya Iwan Hermawan mengatakan, mutu konstruksi merupakan aspek mendasar dalam pembangunan dan pengelolaan jalan tol. Keberhasilan pembangunan, menurutnya, tidak cukup diukur dari ketepatan waktu penyelesaian pekerjaan, tetapi juga dari kualitas konstruksi yang mampu menjaga kinerja pelayanan dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.

“Bagi Hutama Karya, mutu konstruksi merupakan prioritas yang harus dijaga dalam setiap tahapan pekerjaan. Kualitas pembangunan yang baik menjadi fondasi penting dalam memastikan jalan tol dapat beroperasi secara optimal dan memenuhi standar pelayanan yang telah ditetapkan. Karena itu, kami berkomitmen untuk menjaga kualitas infrastruktur secara berkelanjutan, termasuk dalam mendukung pemenuhan SLA, sehingga pengguna jalan dapat merasakan perjalanan yang aman, nyaman, dan andal,” kata Iwan dikutip Senin (2/11/2026).

Baca Juga: Jelang Nataru 2026/2027, Kemenhub Periksa Kelaikan 2.140 Kapal Laut

Mutu Konstruksi

Ia menambahkan, pemenuhan mutu konstruksi membutuhkan kerja sama seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah, BUJT, hingga penyedia jasa. Keselarasan penerapan standar teknis, pengawasan, dan evaluasi diperlukan agar kualitas hasil pembangunan tetap terjaga selama masa operasional.

Sinergi tersebut juga diharapkan dapat meminimalkan potensi gangguan terhadap pelayanan jalan tol. Dengan demikian, kualitas infrastruktur yang dibangun dapat dipertahankan dan memberikan manfaat sesuai dengan standar pelayanan yang ditetapkan.

Sebagai salah satu BUJT yang berperan dalam pengembangan dan pengelolaan Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS), Hutama Karya menjadikan kualitas konstruksi dan pemenuhan standar pelayanan sebagai bagian dari tanggung jawab perusahaan.

Melalui pengelolaan infrastruktur secara terintegrasi, perusahaan berupaya memastikan jalan tol tidak hanya mendukung kelancaran mobilitas masyarakat, tetapi juga meningkatkan aksesibilitas dan mendorong aktivitas ekonomi di berbagai wilayah Sumatera. (*CHI)

Baca Juga: Punya Usulan Program Irigasi? Kementerian PU Buka Pendaftaran hingga 30 November 2026

Oleh:

Share