Home Berita Pembangunan Ponpes Al-Khoziny Ditargetkan Selesai Desember 2026

Pembangunan Ponpes Al-Khoziny Ditargetkan Selesai Desember 2026

Share

JAKARTA, LINTAS – Pembangunan kembali Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Khoziny di Kecamatan Buduran, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, yang dikerjakan Kementerian Pekerjaan Umum (PU), telah mencapai progres konstruksi 98,77 persen.

Pembangunan kembali Ponpes Al Khoziny dilakukan setelah tragedi yang terjadi pada Senin 29 September 2025. Dimana bangunan musala di Pondok Pesantren Al-Khoziny ambruk saat ratusan santri sedang melaksanakan salat Asar berjamaah.

Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan, pembangunan kembali Ponpes Al-Khoziny merupakan bagian dari perhatian pemerintah terhadap penyediaan infrastruktur pendidikan yang aman dan berkualitas.

“Fasilitas pendidikan yang memadai menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung proses pembelajaran dan pembentukan sumber daya manusia,” tutur Dody dikutip Sabtu (31/10/2026).

Proyek yang dimulai pada Desember 2025 ini ditargetkan selesai pada Desember 2026.

Pembangunan di atas lahan seluas 4.100 meter persegi tersebut mencakup gedung asrama santri dan ruang pendidikan setinggi lima lantai serta masjid empat lantai.

Fasilitas Pendidikan

Fasilitas ini disiapkan untuk mendukung kegiatan belajar mengajar, tempat tinggal santri, hingga pembinaan keagamaan dalam satu kawasan pesantren.

Secara keseluruhan, gedung pesantren dirancang untuk menampung hingga 929 orang, terdiri atas santri jenjang ibtidaiyah, tsanawiyah, dan aliyah, serta para ustaz.

Adapun ruang belajar mengajar disiapkan dengan kapasitas total 792 orang untuk menunjang kegiatan pendidikan.

Kepala Satuan Kerja (Kasatker) Pelaksanaan Prasarana Strategis Jawa Timur Gusti Agung Ari Wibowo menjelaskan, pembangunan juga mencakup masjid empat lantai dengan kapasitas total 1.160 jamaah.

M popasjid tersebut dirancang memiliki kapasitas total 1.160 jamaah, dengan rincian lantai pertama sebanyak 302 jamaah dan lantai kedua hingga keempat masing-masing sebanyak 286 jamaah.

“Kapasitas ini diharapkan dapat menunjang kegiatan ibadah dan pembinaan keagamaan bagi warga pesantren,” terang Ari.

Pekerjaan Selesai Akhir 2026

Dari sisi teknis, pembangunan kembali Ponpes Al-Khoziny mengacu pada dokumen Detail Engineering Design (DED).

Perencanaan tersebut meliputi struktur fondasi, termasuk tiang pancang dan pile cap, struktur atas, arsitektur, serta sistem mekanikal, elektrikal, dan perpipaan (mechanical, electrical, and plumbing/MEP).

Ari mengatakan, tahapan pekerjaan mencakup penyiapan lahan, pemasangan tiang pancang, pengecoran fondasi dan pile cap, pembangunan struktur atas, pekerjaan arsitektur, pemasangan sistem MEP, hingga pengujian dan commissioning.

“Seluruh tahapan tersebut menjadi bagian dari upaya memastikan bangunan memenuhi persyaratan teknis dan kelayakan sebelum dimanfaatkan,” ujar Ari.

Dengan progres mencapai 98,77 persen, Kementerian PU menargetkan seluruh pekerjaan konstruksi selesai pada Desember 2026.

Setelah rampung, gedung pendidikan, asrama, dan masjid tersebut diharapkan dapat segera digunakan sesuai peruntukannya.(CHI)

Oleh:

Share