Home Berita Hutama Karya Percepat Penanganan Darurat Tiga Ruas Tol Sumatera yang Terdampak Cuaca Ekstrem

Hutama Karya Percepat Penanganan Darurat Tiga Ruas Tol Sumatera yang Terdampak Cuaca Ekstrem

Share

JAKARTA, LINTAS – Curah hujan ekstrem yang mengguyur Sumatera dalam beberapa hari terakhir berdampak pada sejumlah ruas tol utama. Tiga ruas yang terdampak—Tol Binjai–Pangkalan Brandan di Sumatera Utara, Tol Padang–Sicincin di Sumatera Barat, dan Tol Sigli–Banda Aceh di Aceh—langsung menjadi perhatian Kementerian Pekerjaan Umum bersama BUJT, termasuk PT Hutama Karya (Persero) sebagai pengelola beberapa ruas.

Ketiga ruas tersebut memiliki fungsi vital menjelang arus libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, sehingga percepatan penanganan menjadi prioritas.

Menteri Pekerjaan Umum, Dody Hanggodo, menegaskan bahwa seluruh tim bekerja secara intensif untuk menstabilkan kondisi jalan dan memastikan arus logistik tetap bergerak.

“Ketiga ruas tol tersebut memiliki fungsi vital dalam mobilitas masyarakat dan distribusi logistik di Sumatera. Kementerian PU bersama BUJT dan seluruh pemangku kepentingan terus bekerja 24 jam untuk memastikan keamanan, stabilitas konstruksi, serta kelancaran arus lalu lintas menjelang Nataru 2025/2026,” ujar Dody, Minggu (30/11/2025).

Gerak Cepat Tangani Kerusakan di Tol Binjai–Pangkalan Brandan

Hutama Karya menjadi pihak utama dalam penanganan darurat di Tol Binjai–Pangkalan Brandan. Curah hujan tinggi memicu gerusan tanah serta luapan air di empat titik pada Seksi 2 (Kuala Bingai–Tanjung Pura): KM 49+800, KM 50+800, KM 52+600, dan KM 53+400. HK menutup jalur terdampak, mengamankan area, dan menyiapkan rekayasa lalu lintas.

Seksi 3 (Tanjung Pura–Pangkalan Brandan) masih beroperasi normal sehingga berfungsi sebagai jalur alternatif. Sementara itu, tim teknis sedang menyusun kajian penanganan permanen untuk mencegah kerusakan serupa.

Selain fokus pada infrastruktur, Hutama Karya bersama BUJT menyalurkan bantuan logistik bagi masyarakat dan membuka posko pengungsian di Rest Area KM 41+000 Jalur B. Tim Layanan Jalan Tol, tim rescue, tim derek, PJR Polda Sumut, serta TNI terus bersiaga.

Padang–Sicincin Dalam Pengawasan Ketat

Ruas Tol Padang–Sicincin juga terkena dampak cuaca ekstrem. Genangan sempat muncul di KM 8+800 dari arah Sicincin menuju GT Padang, namun kini telah surut dan arus kembali normal. Gerusan tanah juga ditemukan di beberapa titik: KM 21 Jalur A, KM 22 Jalur B, KM 26 Jalur A, dan KM 31 Jalur A.

Penanganan sementara sudah dilakukan untuk menjaga stabilitas. BUJT menambah intensitas patroli mengingat potensi hujan masih tinggi, dan Hutama Karya menambah personel lapangan untuk mempercepat mitigasi risiko.

Pengawasan Diperketat di Tol Sigli–Banda Aceh

Hujan deras di Aceh turut berdampak pada Tol Sigli–Banda Aceh. Secara umum ruas ini tetap beroperasi normal. Namun, gerusan tanah ditemukan di Jembatan Akses Gerbang Tol Jantho KM 1+400 Jalur A. Hutama Karya memasang water barrier sebagai langkah pengamanan dan memperkuat patroli. Selain itu, akses Seksi Padang Tiji–Seulimeum dibuka lebih luas untuk mendukung distribusi logistik masyarakat terdampak.

Di tengah cuaca yang sulit diprediksi, Kementerian PU dan BUJT mengimbau pengendara agar mematuhi arahan petugas, mengikuti rambu sementara, menjaga jarak aman, serta mengatur kecepatan kendaraan. Pemeriksaan kondisi kendaraan juga penting, terutama saat hujan lebat dengan jarak pandang rendah. (GIT)

Baca Juga: Pemulihan Akses Usai Banjir Longsor Sumatera, PU Fokus Buka Jalur Darat

Share