Home Berita Hutama Karya Diskon Tarif Tol 20 Persen Saat Nataru 2025/2026, Ini Daftar Ruas dan Tarif Terbarunya

Hutama Karya Diskon Tarif Tol 20 Persen Saat Nataru 2025/2026, Ini Daftar Ruas dan Tarif Terbarunya

Share

JAKARTA, LINTAS – Libur panjang Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 berpotensi memicu lonjakan mobilitas di Pulau Sumatra. Menyadari risiko kepadatan lalu lintas sekaligus beban biaya perjalanan masyarakat, PT Hutama Karya (Persero) mengambil langkah agresif yang langsung terasa di kantong pengguna jalan.

Badan usaha milik negara ini resmi memberlakukan potongan tarif tol sebesar 20% di tujuh ruas Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) selama periode Nataru 2025/2026.

Kebijakan diskon tarif tol ini bukan sekadar gimmick musiman. Hutama Karya menargetkan dua tujuan sekaligus: menjaga kelancaran arus kendaraan dan meringankan biaya perjalanan jarak jauh, terutama bagi pemudik dan wisatawan yang melintas Sumatra dari ujung ke ujung.

Executive Vice President Sekretaris Perusahaan Hutama Karya, Mardiansyah, menegaskan kebijakan tersebut telah melalui proses pembahasan dengan regulator.

“Skema dan besaran potongan tarif ini telah dibahas dan disetujui bersama dengan Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) selaku regulator,” ujarnya.

Periode Berlaku dan Syarat Diskon Tarif Tol

Hutama Karya menetapkan potongan tarif tol 20% dengan sistem dua arah pada dua periode utama, yakni 22 Desember 2025 pukul 07.00 WIB hingga 24 Desember 2025 pukul 07.00 WIB, serta 31 Desember 2025 pukul 07.00 WIB hingga 1 Januari 2026 pukul 07.00 WIB. Diskon ini berlaku khusus bagi pengguna yang melakukan perjalanan menerus dan menggunakan kartu uang elektronik dengan saldo mencukupi.

Khusus ruas Tol Indrapura–Kisaran di Sumatra Utara, potongan tarif tol 20% berlaku dengan sistem dua arah pada 22 Desember 2025 pukul 00.00 WIB hingga 23 Desember 2025 pukul 24.00 WIB, serta 31 Desember 2025 pukul 00.00 WIB hingga 24.00 WIB.

Daftar Ruas Tol yang Mendapat Diskon

Secara total, potongan tarif tol ini mencakup enam ruas utama yang dikelola langsung Hutama Karya serta satu ruas yang dikelola anak usahanya, PT Hutama Marga Waskita.

Ruas tersebut meliputi Tol Terbanggi Besar–Pematang Panggang–Kayu Agung, Tol Indralaya–Prabumulih, Tol Pekanbaru–Dumai, Tol Pekanbaru–XIII Koto Kampar, Tol Indrapura–Kisaran, Tol Sigli–Banda Aceh, serta Tol Kuala Tanjung–Tebing Tinggi–Parapat.

Pada Tol Terbanggi Besar–Pematang Panggang–Kayu Agung yang terintegrasi dengan Tol Bakauheni–Terbanggi Besar, pengguna bahkan menikmati kombinasi diskon. Tol Bakauheni–Terbanggi Besar memberikan potongan 10%, sementara Hutama Karya menerapkan diskon 20% untuk perjalanan menerus.

Sebagai gambaran, tarif Golongan I untuk perjalanan GT Bakauheni Selatan menuju GT Kayu Agung/Kayu Agung Utama turun dari Rp 509.500 menjadi Rp 433.100 pada skema tertentu. Untuk kendaraan Golongan IV dan V, tarif yang semula Rp 1.019.000 menyusut menjadi Rp865.750.

Dampak Nyata di Ruas Strategis Sumatra

Efek diskon ini terasa signifikan di ruas strategis lain. Di Tol Indralaya–Prabumulih, tarif Golongan I turun dari Rp 158.000 menjadi Rp 141.000. Sementara di Tol Pekanbaru–Dumai, pengguna Golongan I hanya perlu membayar Rp137.000 dari sebelumnya Rp 171.500.

Diskon serupa juga berlaku di Tol Pekanbaru–XIII Koto Kampar, di mana tarif Golongan I menyusut dari Rp 78.000 menjadi Rp 62.500. Di ujung barat Sumatra, Tol Sigli–Banda Aceh ikut menikmati kebijakan ini dengan tarif Golongan I turun dari Rp 65.000 menjadi Rp 52.000.

Untuk jaringan tol di Sumatra Utara yang terintegrasi dengan ruas milik PT Jasa Marga (Persero) Tbk dan PT Hutama Marga Waskita, potongan tarif 20% berlaku dua arah sesuai periode yang ditetapkan. Namun, pada Tol Medan–Binjai yang dikelola PT Rafflesia Investasi Indonesia, diskon tarif hanya sebesar 10% dan berlaku satu arah.

Strategi Jaga Arus dan Kinerja

Menurut Mardiansyah, kebijakan potongan tarif tol ini lahir dari kajian menyeluruh. Hutama Karya berupaya menjaga keseimbangan antara peningkatan kualitas layanan publik dan keberlanjutan kinerja perusahaan. Dengan kata lain, diskon diberikan tanpa mengorbankan aspek operasional dan keselamatan.

Hutama Karya juga mengingatkan pengguna jalan untuk cermat sebelum bepergian. Pengguna diimbau mengecek tarif sesuai gerbang masuk dan tujuan, memastikan saldo kartu elektronik mencukupi, mematuhi rambu lalu lintas, serta memanfaatkan rest area untuk beristirahat. (GIT)

Baca Juga: Suplai Beton Bendungan Bener Tembus 50 Persen, Proyek Strategis Nasional Ini Kian Ngebut

Share