Home Berita Suplai Beton Bendungan Bener Tembus 50 Persen, Proyek Strategis Nasional Ini Kian Ngebut

Suplai Beton Bendungan Bener Tembus 50 Persen, Proyek Strategis Nasional Ini Kian Ngebut

Share

JAKARTA, LINTAS – Proyek Bendungan Bener Paket II di Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, terus menunjukkan geliat percepatan. Di tengah sorotan terhadap proyek infrastruktur strategis nasional, PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) mencatatkan progres penting yang patut diperhitungkan pasar. Hingga pertengahan Desember 2025, suplai beton readymix WSBP untuk Bendungan Bener telah menembus angka 50,08%.

Angka tersebut bukan sekadar statistik. Dari total kebutuhan beton sebesar 34.586 meter kubik, WSBP telah menyuplai 17.323 meter kubik beton readymix. Capaian ini sekaligus menegaskan peran krusial WSBP dalam menjaga ritme pembangunan bendungan yang masuk dalam daftar Proyek Strategis Nasional (PSN).

Nilai kontrak pekerjaan suplai beton readymix Bendungan Bener Paket II mencapai Rp27,54 miliar. Dengan nilai tersebut, konsistensi suplai menjadi kunci agar proyek berjalan tepat waktu dan sesuai standar mutu. Di sinilah strategi WSBP memainkan peran penting.

Strategi Batching Plant Dekat Proyek Jadi Kunci

Untuk memastikan distribusi beton berjalan efisien, WSBP membangun Batching Plant khusus Bendungan Bener. Lokasinya hanya sekitar 4 kilometer dari area proyek. Jarak yang relatif dekat ini membuat proses pengiriman beton lebih cepat, terkontrol, dan minim risiko penurunan kualitas material.

Dari sisi kapasitas, Batching Plant WSBP Bendungan Bener mampu memproduksi hingga 300 meter kubik beton per hari. Kapasitas ini memberi ruang fleksibilitas bagi WSBP untuk menjaga kontinuitas suplai, terutama saat proyek memasuki fase konstruksi intensif.

“Progres suplai yang telah mencapai 50,08% ini mencerminkan kesiapan WSBP dalam mendukung pekerjaan konstruksi Bendungan Bener secara tepat waktu dan tepat mutu. Kami akan terus memantau pelaksanaan suplai agar target penyelesaian proyek dapat tercapai sesuai rencana,” ujar Fandy Dewanto, Kepala Divisi Corporate Secretary WSBP.

Pernyataan tersebut menegaskan bahwa WSBP tidak hanya mengejar volume, tetapi juga memastikan kualitas beton tetap sesuai spesifikasi teknis proyek.

Beragam Mutu Beton untuk Kebutuhan Konstruksi

Dalam proyek Bendungan Bener Paket II, WSBP tidak hanya menyuplai satu jenis beton. Perusahaan menyesuaikan mutu beton readymix dengan fungsi dan karakteristik setiap elemen konstruksi. Mutu beton yang digunakan meliputi K125, K175, K225, hingga K300.

Beton readymix tersebut digunakan untuk berbagai pekerjaan penting, mulai dari pengecoran dinding segment spillway, dental peluncur, rigid pavement, hingga lean concrete. Variasi mutu ini menunjukkan kompleksitas pekerjaan bendungan sekaligus kebutuhan presisi tinggi dalam setiap tahap konstruksi.

Dengan suplai yang berkesinambungan, WSBP membantu kontraktor proyek menjaga alur kerja tetap stabil tanpa hambatan material. Dalam proyek bendungan berskala besar, keterlambatan suplai beton dapat berdampak domino terhadap jadwal keseluruhan.

Bendungan Bener dan Dampak Jangka Panjang

Bendungan Bener bukan sekadar proyek fisik. Bendungan ini dirancang untuk menopang ketahanan pangan dan pengelolaan sumber daya air di wilayah Jawa Tengah dan DIY. Secara khusus, bendungan ini akan melayani kebutuhan Kabupaten Purworejo, Kebumen, dan Kulon Progo.

Manfaat yang diharapkan pun berlapis. Bendungan Bener akan meningkatkan layanan irigasi untuk sektor pertanian, menyediakan air baku bagi masyarakat, mengendalikan potensi banjir, hingga berfungsi sebagai Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA). Dengan fungsi multipurpose tersebut, keberlanjutan konstruksi menjadi faktor krusial.

“Melalui keberlanjutan suplai beton readymix pada proyek Bendungan Bener, WSBP turut berkontribusi dalam mendukung infrastruktur sumber daya air yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” kata Fandy Dewanto.

Pernyataan ini menegaskan posisi WSBP sebagai bagian dari rantai nilai pembangunan infrastruktur nasional, khususnya di sektor sumber daya air.

Komitmen WSBP di Tengah Proyek Infrastruktur

Di tengah dinamika industri konstruksi, WSBP menegaskan komitmennya untuk terus mendukung pembangunan infrastruktur nasional secara berkelanjutan. Perusahaan menempatkan kualitas produk, keselamatan kerja, dan tata kelola perusahaan yang baik sebagai fondasi utama operasionalnya.

Progres suplai beton readymix Bendungan Bener yang telah menembus 50% menjadi sinyal positif. Bagi proyeknya, ini berarti konstruksi berjalan sesuai rencana. Bagi WSBP, capaian ini memperkuat reputasi sebagai penyedia beton pracetak dan readymix yang andal untuk proyek-proyek strategis nasional.

Baca Juga: Jasa Marga Rombak Pengurus Lewat RUPS Luar Biasa, Ini Susunan Lengkap Komisaris dan Direksi Terbaru

Dengan sisa suplai yang masih harus dipenuhi hingga akhir proyek, pasar akan mencermati konsistensi WSBP menjaga ritme produksi dan distribusi. Jika tren ini berlanjut, Bendungan Bener berpotensi menjadi salah satu etalase keberhasilan kolaborasi antara BUMN konstruksi dan pembangunan infrastruktur berkelanjutan di Indonesia. (GIT)

Share