Home Berita MRT Jakarta Teken Kontrak Rp 341,5 Miliar, Sistem Tiket Canggih Segera Hadir

MRT Jakarta Teken Kontrak Rp 341,5 Miliar, Sistem Tiket Canggih Segera Hadir

Share

JAKARTA, LINTAS – PT MRT Jakarta (Perseroda) resmi menandatangani kontrak kerja sama paket CP207 Fase 2A Lintas Utara–Selatan MRT Jakarta yang mencakup pengadaan sistem Automatic Fare Collection (AFC) atau sistem pengumpulan tarif otomatis.

Penandatanganan kontrak dilakukan oleh Direktur Konstruksi PT MRT Jakarta (Perseroda) Weni Maulina, Authorized Representative Hitachi Rail Hong Kong Limited Nicolas Rabbat, serta Authorized Representative Konsorsium Sumitomo Corporation Tsuyoshi Nakamura.

Acara tersebut turut disaksikan oleh Minister for Economic and Development Affairs Kenji Enoshita, Kepala Perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi DKI Jakarta Sofyan Antonius, Asisten Perekonomian dan Keuangan Sekda Provinsi DKI Jakarta Suharini Eliawati, Kepala Badan Pembinaan BUMD Provinsi DKI Jakarta Syaefuloh Hidayat, Kepala Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta Budi Awaludin, serta Direktur Utama PT MRT Jakarta (Perseroda) Tuhiyat.

Direktur Utama PT MRT Jakarta (Perseroda), Tuhiyat, mengatakan bahwa penandatanganan kontrak ini merupakan langkah strategis dalam pengembangan transportasi publik modern di Jakarta.

“Sistem pengumpulan tarif otomatis atau Automatic Fare Collection merupakan bagian penting dalam mewujudkan operasional Fase 2A Lintas Utara–Selatan. Sistem ini menjadi fondasi utama dalam menghadirkan pengalaman pelanggan yang lebih baik sekaligus mempercepat integrasi layanan transportasi masa depan,” ujar Tuhiyat., Kamis (4/6/2026) di Wisma Nusantara.

Perkeretaapian

Paket kontrak CP207 mencakup pekerjaan perancangan, pabrikasi, pengiriman, hingga pemasangan sistem AFC untuk proyek MRT Jakarta Fase 2A. Nilai kontrak pekerjaan ini mencapai Rp341,5 miliar dan akan mendukung operasional layanan MRT Jakarta dari Stasiun Bundaran HI hingga Stasiun Kota.

Director and CEO Hitachi Rail Hong Kong Limited, Nicolas Rabbat, menegaskan komitmen perusahaan dalam mendukung pengembangan sektor perkeretaapian dan transportasi perkotaan di Indonesia.

“Penandatanganan kontrak ini semakin mempertegas komitmen Hitachi Rail dalam mendukung pengembangan sektor perkeretaapian dan transportasi perkotaan di Indonesia. Kami bangga dapat berkolaborasi dengan MRT Jakarta untuk menghadirkan sistem mobilitas yang lebih cerdas dan terintegrasi melalui teknologi AFC modern,” kata Rabbat.

Menurutnya, penerapan sistem AFC tidak hanya meningkatkan efisiensi operasional dan kualitas layanan bagi pelanggan, tetapi juga menjadi fondasi penting bagi pengembangan ekosistem mobilitas perkotaan yang lebih terhubung di masa depan.

Senada dengan itu, Representative of Sumitomo Corporation Tsuyoshi Nakamura menyatakan pihaknya merasa terhormat dapat berkontribusi dalam pembangunan MRT Jakarta melalui penyediaan sistem AFC.

“Berbekal pengalaman dalam berbagai proyek infrastruktur perkeretaapian di Indonesia, kami berkomitmen mendukung pengembangan sistem transportasi perkotaan yang efisien, andal, dan berkelanjutan guna menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat Jakarta yang terus berkembang,” ujarnya.

PT MRT Jakarta (Perseroda) menargetkan segmen pertama rute Bundaran HI–Monas dapat selesai dan mulai beroperasi pada 2027. Adapun segmen kedua yang menghubungkan Monas hingga Kota ditargetkan rampung dan beroperasi pada 2029. (CHI)

Oleh:

Share