Untuk mendukung keberlanjutan lingkungan, KAI mengimplementasikan kebijakan bebas plastik di kereta inspeksi. Tidak ada botol plastik sekali pakai; seluruh peserta inspeksi menggunakan tumbler pribadi.
“Gerakan ini menjadi simbol komitmen KAI untuk mengajak masyarakat berkontribusi dalam menciptakan perjalanan yang lebih ramah lingkungan,” ungkap Didiek.
Vice President Public Relations KAI Anne Purba mengungkapkan bahwa hingga Selasa (10/12) pukul 07.00, KAI telah menjual 897.542 tiket kereta api jarak jauh (KA JJ) dan kereta lokal untuk periode Nataru 2024/2025.
Dari jumlah tersebut, 882.463 tiket adalah KA JJ, setara 31,85 persen dari total kapasitas yang tersedia sebanyak 2.770.864 tempat duduk. Sementara itu, tiket kereta lokal yang terjual baru mencapai 1,88 persen atau 15.079 dari total kapasitas 801.724 tempat duduk.
Secara keseluruhan, KAI menyediakan 3.572.588 tiket KA JJ dan KA lokal untuk periode Nataru. “Jumlah penjualan tiket masih akan terus berubah dan bertambah, karena penjualan masih berlangsung. KAI berharap masyarakat segera memesan tiket dan merencanakan liburan dengan matang karena tiket KA masa Nataru masih cukup banyak tersedia,” kata Anne.

Relasi Favorit Nataru 2024/2025
Beberapa relasi perjalanan KA yang menjadi favorit masyarakat pada periode Nataru 2024/2025 adalah:
- Stasiun Pasarsenen – Surabaya Pasarturi: 40.339 penumpang
- Surabaya Pasarturi – Pasarsenen: 37.327 penumpang
- Stasiun Pasarsenen – Purwosari: 26.505 penumpang
- Stasiun Purwokerto – Pasarsenen: 25.621 penumpang
- Stasiun Purwosari – Pasarsenen: 25.216 penumpang
- Stasiun Pasarsenen – Purwokerto: 24.519 penumpang
- Stasiun Malang – Pasarsenen: 24.491 penumpang
- Stasiun Pasarsenen – Malang: 24.037 penumpang
- Stasiun Lempuyangan – Pasarsenen: 22.631 penumpang
- Stasiun Pasarsenen – Lempuyangan: 20.960 penumpang
Anne menambahkan bahwa pemesanan tiket kereta api jarak jauh/menengah dapat dilakukan mulai H-45 keberangkatan melalui aplikasi Access by KAI.
“Kami mengimbau masyarakat untuk memesan tiket jauh-jauh hari sebelum kehabisan. Selain itu, masyarakat juga diharapkan memperkirakan waktu perjalanan menuju stasiun agar terhindar dari keterlambatan,” tutur Anne. (CHI)
Baca Juga: Kereta Api Tanpa Transit, Terobosan Kemenhub untuk Kemudahan Masyarakat

























