JAKARTA, LINTAS – Program diskon tarif kereta api sebesar 30 persen yang menjadi bagian dari stimulus ekonomi pemerintah mendapat respons positif dari masyarakat. Menjelang masa liburan sekolah, ribuan calon penumpang memanfaatkan kesempatan tersebut untuk merencanakan perjalanan ke berbagai daerah di Pulau Jawa.
PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 1 Jakarta mencatat sebanyak 101.180 tiket kereta api ekonomi komersial telah terjual untuk periode keberangkatan 20 Juni hingga 5 Juli 2026.
Program diskon yang diberikan pemerintah melalui Kementerian Perhubungan ini bertujuan untuk meningkatkan daya beli masyarakat, mendorong mobilitas selama musim liburan sekolah, serta mendukung pertumbuhan sektor pariwisata dan perekonomian daerah.
Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, mengatakan tingginya minat masyarakat menunjukkan bahwa kereta api masih menjadi moda transportasi favorit karena menawarkan perjalanan yang aman, nyaman, tepat waktu, dan terjangkau.
“Program diskon tarif kereta api ini merupakan salah satu bentuk stimulus ekonomi pemerintah yang bertujuan meningkatkan mobilitas masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di berbagai daerah. Dengan biaya perjalanan yang lebih terjangkau, masyarakat memiliki kesempatan lebih besar untuk melakukan perjalanan wisata, mengunjungi keluarga, maupun menjalankan aktivitas ekonomi lainnya selama masa liburan sekolah,” ujar Franoto, Rabu (17/6/2026)
Selama program berlangsung, KAI Daop 1 Jakarta menyediakan total 308.648 tempat duduk untuk kereta api ekonomi komersial yang mendapatkan fasilitas diskon. Dengan jumlah tiket yang telah terjual mencapai 101.180 tiket, tingkat okupansi sementara tercatat sekitar 32,8 persen.
Artinya, masyarakat masih memiliki peluang besar untuk menikmati program tersebut karena masih tersedia sekitar 207.468 tempat duduk pada berbagai perjalanan kereta api yang berangkat dari wilayah Daop 1 Jakarta menuju sejumlah kota tujuan favorit di Pulau Jawa.
Hemat
Menurut Franoto, program stimulus ini tidak hanya memberikan manfaat langsung berupa penghematan biaya perjalanan bagi masyarakat, tetapi juga berpotensi menciptakan efek berganda (multiplier effect) bagi berbagai sektor ekonomi.
Mulai dari sektor pariwisata, perhotelan, kuliner, usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), hingga layanan transportasi lanjutan di daerah tujuan diperkirakan akan ikut merasakan dampak positif dari meningkatnya mobilitas masyarakat selama periode liburan sekolah.
“Kami harapkan program ini memberikan dampak positif yang luas bagi masyarakat maupun perekonomian nasional. Karena itu, kami mengajak masyarakat untuk segera merencanakan perjalanan dan memanfaatkan tarif diskon yang masih tersedia sebelum kuotanya semakin berkurang mendekati masa puncak liburan sekolah,” tambahnya.
Selain menawarkan tarif yang lebih hemat, perjalanan menggunakan kereta api juga memiliki sejumlah keunggulan, seperti bebas dari kemacetan lalu lintas, waktu tempuh yang lebih terukur, serta tingkat keselamatan dan kenyamanan yang tinggi.
Untuk memudahkan pelanggan, pemesanan tiket dapat dilakukan melalui aplikasi Access by KAI, situs resmi KAI, maupun berbagai kanal penjualan resmi lainnya.
KAI menjelaskan bahwa diskon tarif 30 persen hanya berlaku untuk kereta api kelas ekonomi komersial sesuai ketentuan yang telah ditetapkan pemerintah. Program ini tidak berlaku untuk tarif khusus dan tidak dapat digabungkan dengan reduksi maupun promo lainnya.
Meski demikian, tiket yang dibeli melalui program diskon tetap dapat dibatalkan atau dijadwalkan ulang sesuai aturan yang berlaku.
KAI Daop 1 Jakarta juga mengimbau pelanggan agar melakukan pemesanan lebih awal guna mendapatkan jadwal keberangkatan dan relasi perjalanan yang diinginkan. Penumpang diminta memastikan kembali jadwal perjalanan, hadir lebih awal di stasiun, serta melakukan transaksi hanya melalui kanal resmi KAI untuk menghindari penipuan. (CHI)

























